Suara Denpasar – Bek sayap Persebaya Surabaya, Arief Catur Pamungkas yang baru saja kembali ke tim usai menjalani sanksi Komisi Disiplin (Komdis) PSSI larangan bermain selama lima laga siap kembali memberikan kemampuan terbaiknya.
Terdekat Persebaya akan berhadapan dengan PSIS Semarang pada laga pekan ke-20 BRI Liga 1 2023-2024 pada tanggal 26 November 2023, setelah jeda agenda FIFA Matchday 2023.
Catur Pamungkas memastikan kondisinya sudah siap 100 persen membela Persebaya untuk membantu timnya itu mengakhiri rentetan hasil minor yang diderita setelah menelan kekalahan di lima laga terakhir secara beruntun.
“Kondisinya saya sudah 100 persen siap untuk bermain, tentunya saya sudah tidak sabar. Laga besok tentunya saya akan membawa tim ini kembali meraih tiga poin ya untuk menatap laga selanjutnya,” ujar Catur Pamungkas dilansir dari laman resmi klub, Sabtu (18/11/2023).
Sosok pemain jebolan Tim Sepakbola PON Jawa Timur itu selama ini memang menjadi andalan Persebaya di sektor bek kanan.
Sejauh ini Catur Pamungkas sudah menorehkan 12 kali penampilan bersama tim berjuluk Bajul Ijo dengan catatan 26 tackle, 49 intersep, dan 23 clearance.
Ia pun juga tak gentar bakal berduel dengan winger PSIS Semarang seperti Gali Freitas dan Taisei Marukawa yang dikenal memiliki kecepatan untuk mengobrak-abrik lini pertahanan lawan.
“Tentunya saya harus lebih disiplin lagi agar tidak merugikan tim. Jadi bahan evaluasi untuk diri sendiri saja. Tetapi untuk laga mendatang saya akan menjaga lini pertahanan dari serangan lawan,” tegasnya.
Catur Pamungkas bergabung dengan Persebaya di awal musim 2022-2023 lalu. Saat itu Persebaya masih dibesut Aji Santoso.
Hingga kursi pelatih kepala Persebaya berganti tiga kali musim ini dari Aji Santoso ke Uston Nawawi lalu ke Josep Gombau dan kembali ke Uston. Sosok Catur Pamungkas selalu menjadi pilihan utama.
Kemampuan Catur yang baik dalam menyerang dan bertahan menjadi keunggulan pemain asal Mojokerto, Jawa Timur itu. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Terlalu Kocak, Benedictus Siregar Bikin Fatih Unru Sulit Fokus Syuting Gudang Merica