Suara Denpasar - Lionel Scaloni, pelatih timnas Argentina mengeluarkan pernyataan mengejutkan soal masa depannya di timnas Argentina.
Melansir Reuters, dalam konferensi pers usai laga Brasil vs Argentina, pelatih yang sukses membawa Messi dkk memenangkan Piala Dunia 2022, mengisyaratkan dirinya akan meninggalkan kursi kepelatihan,
Scaloni menyebutkan bahwa Argentina sekarang ini memerlukan pelatih yang memiliki energi untuk membawa tim memenangkan setiap laga dan dalam kondisi yang baik.
"Argentina membutuhkan pelatih yang punya energi (untuk membawa tim juara) dan (dalam kondisi) baik-baik saja. Saya perlu berhenti memikirkan sepakbola dan merenungkan, ada banyak hal yang harus saya pikirkan selama ini," buka Scaloni dalam pernyataannya.
“Para pemain ini telah memberikan banyak hal kepada staf pelatih dan saya perlu banyak memikirkan apa yang akan saya lakukan selanjutnya,” lanjutnya.
“Ini bukan perpisahan atau apa pun, tapi saya harus berpikir karena standarnya sekarang sangat tinggi dan sulit untuk terus maju dan sulit untuk terus menang,” jelas Scaloni.
Pelatih yang baru berusia 45 tahun itu mengakui kalau banyak orang mencegahnya untuk berhenti dari kursi kepelatihan Argentina. Sehingga ia merasa perlu mempertimbangkannya lagi.
“Orang-orang ini mempersulitnya, jadi saya perlu memikirkannya sebentar. Saya akan berbicara dengan presiden FA dan para pemain setelahnya,” lanjutnya.
Selama dipimpin oleh Scaloni, Argentina sukses meraih gelar Copa America pada tahun 2021 lalu. Kemudian ia juga sukses mempersembahkan trofi Piala Dunia yang sudah lama diidam-idamkan pendukung Argentina.
Baca Juga: Tak Mau Sombong, Bali United Pastikan Tetap Kerja Keras Hadapi Madura United
Jika memang benar Scaloni akan mundur, tentunya ini akan jadi pukulan telak bagi timnas Argentina. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Bersinar di Laga Spanyol Vs Cape Verde, Vozinha Ternyata Eks Rekan Setim Witan Sulaeman
-
Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup