Suara Denpasar- Sudah beberapa hari belakangan ini perhatian warganet tertuju pada dugaan kasus pembunuhan yang dialami seorang mahasiswa asal Medan di kamar kosnya, daerah Nusa Dua, Bali.
Menindak lanjuti kasus tersebut, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan S.I.K., M.H., menyampaikan, bahwa pihaknya tengah menunggu perkembangan hasil autopsi jenazah yang dilakukan oleh Rumah Sakit Bhayangkara Medan.
Selagi menunggu hasil autopsi dari tim dokter forensik tersebut, Penyidik Sat Reskrim Polresta dan Polsek Kuta Selatan saat ini juga telah melakukan pemeriksaan terhadap enam saksi, yang diantaranya adalah, pemilik kamar kos, anak pemilik kos, dua tetangga kos, satu teman korban, dan tukang servis kunci.
Dilansir dari humas.polri.go.id, Kabid Humas Polda Bali, menerangkan bahwa gelar perkara akan dilakukan setelah hasil autopsi dikeluarkan oleh Rumah Sakit Bhayangkara TK II Medan, dan rencana akan dilanjutkan dengan konferensi pers.
Proses autopsi sendiri telah dilakukan pada Rabu, 22 November 2023 di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.
Kasus dugaan pembunuhan korban berinisial ASN (23) ini sendiri mulai ramai saat sebuah akun Instagram dengan username @monalisanabbaban, yang mengaku sebagai kakak kandung korban memposting keluhannya di media sosial.
Melalui keterangan postingan akun @monalisanabbaban, diketahui bahwa korban yang berinisial ASN (23) itu, ditemukan meninggal dunia di kamar kostnya Nusa Dua Koi Kos, Gang Kunci, Jalan By Pass Ngurah Rai No.23, Benoa, Kuta Selatan (kamar kos no 10 lantai 1) (Indekos), Kab. Badung, Kuta Selatan, Bali.
Korban pertama kali ditemukan oleh pemilik kos, Nyoman Risup Artana (43). Kecurigaan Nyoman Risup bermula dari sekitar kamar korban yang dipenuhi dengan lalat hijau. Ia juga menerangkan bahwa melihat ada darah yang keluar dari bawah pintu kamar kos korban.
Pemilik kos juga mengatakan dirinya sempat mengetuk pintu kamar kos korban namun tidak mendapat reson apapun, sehingga akhirnya ia memutuskan untuk melapor ke Polsek Kuta Selatan.(Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Sakit Hati Ortu Dihina Jadi Motif Pria di Pandeglang Habisi Nyawa Sang Pacar
-
Ingin Beli Skin Epic Impian? Ini 5 Cara Cepat Beli Diamond Mobile Legends Lewat GoPay Games
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan
-
Sinopsis The Hunt: Perburuan Manusia oleh Kelompok Elit Demi Kesenangan, Tayang di Netflix
-
Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi
-
Stefan Keeltjes Masuk Nominasi Best Coach Pegadaian Championship 2025/2026
-
Raja Antioksidan! 4 Masker Astaxanthin untuk Lawan Penuaan dan Flek Hitam
-
Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak
-
Korban Skandal Kiai Cabul Ndholo Kusumo Pati Tak Perlu Takut, Ombudsman dan LPSK Jamin Perlindungan