Suara Denpasar - Bhayangkara FC menjadi sorotan usai membeli beberapa pemain untuk memperkuat klub-nya di Liga 1 Indonesia.
Klub milik Kepolisian Republik Indonesia (Polri) itu dituding membeli pemain dengan menggunakan uang razia dan tilang polisi.
Tudingan itu datang dari para warganet di kolom komentar salah satu postingan instagram klub dengan semboyan Presisi tersebut.
Dalam postingannya, Bhayangkara FC mengabarkan bahwa klub milik mereka telah membeli Osvaldo Haay.
"Selamat malam Bharamania! Please Welcome @valdo_haay," tulis akun remi klub tersebut dalam postingannya.
Dalam kolom komentar beberapa warganet menuding Bhayangkara FC membeli pemain dengan uang hasil Razia dan Tilang.
Tudingan itu muncul sebagai respon dari salah satu warganet yang mempertanyakan sumber dana klub tersebut.
"Pemasukan tim ini dari mana ya? Kaya gak habis-habis duitnya... dari tiket juga nggak, penjualan jersey juga gak terlalu," tanya akun @rzq.kzy.
"Bantu jawab ya bang.. dari razia patuh jaya wkwk," jawab akun @dirghatamadika.
"Dari surat tilang, makanya sekarang lagi banyak razia di jalan," timpal akun @kaang_salman.
"Sekarang musim razia bre," timpal akun @rehilmaulana.
Masih belum diketahui kebenaran dari tudingan tersebut, pasalnya mereka tidak menyertakan bukti.
Selain itu, akun instagram Bhayangkara FC juga belum merespons komentar-komentar warganet yang menuding mereka membeli pemain dengan menggunakan uang tilang dan razia. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis