Suara Denpasar - Pertarungan sengit ditunjukkan dua kandidat juara Pecco Bagnaia dan Jorge Martin di FP2 MotoGP Valencia.
Ketika sesi FP2 hanya tersisa 15 menit, Jorge Martin menebar ancaman dengan membuntuti Pecco Bagnaia sepanjang lintasan Sirkuit Ricardo Tormo.
Tekanan yang diberikan Jorge Martin di FP2 sepertinya cukup berhasil mengganggu Bagnaia. Terbukti Pecco Bagnaia hanya berhasil menempati posisi ke-15.
Hasil ini membuat Bagnaia gagal lolos secara otomatis di Q2 dan membuatnya harus menjalani Q1 terlebih dulu saat menjalani kualifikasi.
Tantangan yang akan dihadapi Pecco diyakini berat, lantaran ia bakal bertarung melawan sejumlah pesaing kuat, termasuk Fabio Quartararo, Alex Marquez, Luca Marini, hingga Enea Bastianini.
Meskipun ada kemungkinan rekan setimnya tidak kan menyulitkannya, segala skenario tetap perlu diantisipasi oleh Bagnaia untuk mengamankan gelar juara dunia MotoGP musim ini.
Walaupun Bagnaia tak lolos ke Q2, bukan berarti ia kalah. Pecco telah terbukti mampu meraih kemenangan bahkan saat ia memulai start di luar posisi 12 besar.
Kemenangannya di MotoGP Mandalika Indonesia merupakan contoh nyata bagaimana pembalap Ducati itu berhasil menapaki podium tertinggi.
MotoGP Valencia akan menjadi arena pertarungan bagi Bagnaia dan Martin untuk memperebutkan gelar juara.
Baca Juga: Sudah 4 Kali Mencuri, Nelayan Ini Akhirnya Berhasil Ditangkap Polres Jembrana
Bagnaia memang lebih diuntungkan karena memimpin dengan selisih 21 poin dari Martin. Namun semuanya masih mungkin terjadi mengingat ada 37 poin yang bisa diperebutkan keduanya. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Gubernur BI: UMKM Jangan Langsung Diberi Modal
-
Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif
-
Geger di Lintasan Mandiri Jogja Marathon, Insiden Marshal dan Ajudan Danrem Berakhir Damai
-
Pra-Acara Day of Petroleum 2026: Konservasi Penyu, Tanam Pandan, dan Bersih Pantai di Patihan
-
Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana
-
Wamendagri Wiyagus Apresiasi Pengobatan Gratis dan Donor Darah oleh Pemprov Papua
-
Dor Dor! Penembakan Sadis di Sekolah SMA, 3 Siswa Tewas Mengenaskan di Filipina
-
Tak Mau Disalahkan, Bahlil Serahkan Urusan Mati Lampu ke PLN
-
Gandeng Bebi Romeo, Duo Antonia Rilis 'Suara Hati' sebagai Simbol Keberanian Perempuan
-
Listrik Byar Pet, Pengamat UGM: PLN Jangan Jadi 'Perusahaan Lilin Negara'