Suara Denpasar – General Manager (GM) Arema FC, Yusrinal Fitriandi menegaskan bahwa timnya mematuhi regulasi pemain asing yakni enam pemain asing dengan kuota empat pemain bebas, satu pemain asing Asia, dan satu pemain asing Asia Tenggara.
Seperti diketahui Arema FC baru saja mendatangkan Julian Guevara dan Gilbert Alvarez. Lantas sorotan diarahkan ke tim berlogo singa mengepal itu setelah baru nama Gustavo Almeida yang keluar.
Sementara Ichaka Diarra yang digosipkan akan segera out, sampai berita ini ditulis masih terdafatar sebagai pemain Arema FC di website resmi PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Yusrinal pun menjelaskan saat ini pihaknya tinggal menunggu update soal pemain asing di website PT LIB dan telah melaporkan perubahan komposisi pemain asing di putaran kedua ini.
Pihaknya memastikan bahwa tim berjuluk Singo Edan patuh dengan regulasi yang ada.
“Kami memahami terkait hal ini (pemain asing), tentu saja kami patuh dengan regulasi yang ditetapkan perihal kuota pemain asing. Seandainya ada tujuh pemain tentu saja yang bisa didaftarkan adalah enam pemain sesuai dengan regulasi,” beber pria yang akrab disapa Inal itu dari laman resmi klub, Minggu (26/11/2023).
“Jadi begini, di bursa transfer ini Arema FC mendaftarkan dua pemain asing. Jadi untuk memenuhi enam kuota, satu memang harus di cabut dari pendaftaran. Jadi kita tunggu sampai bursa transfer ditutup,” imbuhnya.
Julian Guevara dan Gilbert Alvarez diprediksi bisa diturunkan di laga terdekat melawan Persik Kediri pada lanjutan pekan ke-20 BRI Liga 1 2023-2024, Senin (27/11/2023). (*/Ana AP)
Baca Juga: Arema FC Kedatangan Pemain Klub Bolivia Gantikan Gustavo Almeida, Siapa Dia?
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional