Suara Denpasar - Kasus pengeroyokan petugas Satpol PP Kota Denpasar masih menjadi pembicaraan hangat di tengah masyarakat.
Pengeroyokan yang bermula dari penertiban 33 orang PSK di Jalan Danau Tempe, Sanur Kauh itu malah menyebabkan lima orang petugas Satpol PP mengalami luka-luka.
Pasalnya, setelah melakukan penertiban itu, selang beberapa jam kantor Satpol PP Kota Denpasar diserang oleh sekelompok orang yang tidak dikenal.
Awalnya yang datang dengan berteriak dan marah-marah hingga menodongkan pistol hanya satu orang, dan sekitar 25 orang sisanya diduga menunggu intruksi di pintu gerbang bagian Timur.
Setelah mendapat komando kelompok itu langsung menyerbu dan melakukan pengrusakan di kantor Satpol PP Kota Denpasar. Mereka juga melakukan penganiyayaan kepada beberapa anggota Satpol PP.
Dilansir dari humas polri.go.id, akibat dari aksi tersebut ada sebanyak lima orang korban luka-luka. Dimana tiga diantaranya harus dirawat di RS. Wangaya, sedangkan dua orang sisanya mengalami luka-luka ringan.
Buntut dari peristiwa itu, pada Senin, 27 November 2023, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan S.I.K., M.H., melaporkan bahwa Tim Gabungan Polresta Denpasar dan Sat Brimobda Bali, telah berhasil mengamankan empat orang terduga pelaku penyerangan Kantor Satpol PP Kota Denpasar.
Adapun inisial dari para pelaku yakni, NK, NS, UIT dan HR. Hingga saat ini keempat pelaku telah diamankan Sat Reskrim Polresta Denpasar, untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Selain korban luka, aksi tidak bertanggung jawab itu juga menyebabkan rusaknya dua unit mobil operasional Satpol PP Kota Denpasar. Kondisi mobil itu dikatakan mengalami pecah pada jendelan, penyok pada body mobil dan pintu mobil.
“Akibat kejadian itu 2 unit mobil operasional Satpol PP Kota Denpasar dirusak, Kijang Patroli DK 8294 B, kaca depan pecah dan pintu di bagian samping kiri penyok,Kijang Patroli DK 8422 A, kaca depan pecah dan bodi depan sebelah kiri penyok, Sepeda motor dinas Honda Supra X DK 3052 A, spakbord bagian depan pecah, ” kata Kabid Humas Polda Bali dilansir dari humas polri.go.id, pada Selasa, (28/11/2023).
Sebelumnya, sempat beredar kabar juga bahwa ada yang mengaku sebagai anggota TNI dan juga sempat mengacungkan senjata api.
Untuk itu, Kabid Propam Polda Bali telah berkoordinasi dengan pihak TNI, yaitu Pom Dam IX Udayana, untuk mengecek kebenaran informasi tersebut.(*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Laga Tandang Madura United Diakhiri Aksi Pengeroyokan, Manajemen Laskar Sape Kerrab Gercep Ambil Jalur Hukum, Pelaku dari Oknum Suporter PSS Sleman?
-
Viral! Siswa Kelas 3 SD di Sukabumi Tewas Diduga Dikeroyok Kakak Kelas, Warganet: Bocah Sekarang pada..
-
VIRAL, Beredar Video Dua Pria Keroyok Satpam di Bali, Netizen Geram Pembuat Video hanya Tertawa
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Klarifikasi Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematang Siantar: Bukan Bagian BNI
-
Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran
-
Di Balik Paket dan Perjuangan: Cerita Kurir Perempuan Menaklukkan Tantangan Lapangan
-
Ulasan Film Kupilih Jalur Langit: Kisah Nyata Viral yang Menguras Air Mata
-
Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik