Suara Denpasar - Seorang siswa kelas 3 sekolah dasar (SD) di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi tewas diduga alami pengeroyokan oleh Kakak kelas.
Korban tewas secara mengenaskan lantaran dari hasil visum mengalami luka pecah pembuluh darah, dada retak dan tulang punggung retak.
Dikutip dari Suara.com pada Minggu (21/5/2023), Korban MHD (10) diduga dikeroyok tiga orang kakak kelas yang duduk di kelas V pada tanggal 15 dan 16 Mei 2023.
Peristiwa pengeroyokan ini diduga terjadi di toilet sekolah di Kecamatan Sukaraja, Sukabumi. Dugaan bullying dan pengeroyokan yang Korban alami awalnya tidak menceritakan ke pihak keluarga.
Namun pada Rabu 17 Mei 2023, korban mengaku merasakan rasa sakit di sekujur tubuhnya dan alami kejang-kejang. Korban lantas dilarikan ke RS Primaya Sukabumi oleh pihak keluarga.
Setelah tiga hari di rawat di rumah sakit, pada Sabtu (20/5/2023) sekitar pukul 08.00 WIB korban dinyatakan meninggal dunia di RSU Hermina dengan hasil visum korban mengalami luka pecah pembuluh darah, dada retak, dan tulang punggung retak.
Pihak keluarga kemudian memilih untuk tidak autopsi korban dan langsung dimakamkan di dekat rumah.
Dilansir dari postingan Instagram @Folkative pada Minggu, (21/5/2023), Warganet yang mengetahui pun turut berdukacita terhadap kejadian tersebut.
Warganet berharap atas kejadian yang diduga aksi pengeroyokan dan bullying itu tidak diselesaikan secara kekeluargaan.
"Jangan selesaikan secara kekeluargaan karena Kalian bukan keluarga," tulis @adinajwansantoso dikutip dari laman komentar.
"Harus orang tua pelaku yang dihukum," tulis @brilliarmlind.
"Bocah sekarang pada sakit akibat nonton gak sesuai umurnya," tulis @itsditakim. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
VIRAL, Beredar Video Dua Pria Keroyok Satpam di Bali, Netizen Geram Pembuat Video hanya Tertawa
-
Viral! Siswa SMP Asal Jogja Kesurupan Masal di Bali Karena Lakukan Ini di Pura...
-
Beda 20 Tahun, Dulu Guruku Kini Jadi Istriku, Cerita Pria asal Purworejo Ini Viral di TikTok
-
Viral Siswa SMA yang Akhirnya Nikahi Gurunya Ternyata Usianya Berbeda 15 Tahun
-
Viral Pengeroyokan Bule Rusia di Kuta, Ternyata Karena Ini
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
THM Panhead Jadi Perbincangan usai Kasus Penembakan TNI dan Temuan Senjata Rakitan
-
Pernah Dipakai Runner Harian, Sekarang 7 Sepatu Lari Ini Justru Jadi Barang Koleksi Mahal
-
Cetak Sejarah! Dhea Natasya Jadi Atlet Perempuan Indonesia Pertama di World Longboard Tour 2026
-
Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha