Suara Denpasar - Capres Prabowo Subianto yang juga seorang pengusaha tampaknya ingin mengangkat potensi di wilayah Bali Barat.
Kabar yang santer beredar, Prabowo dikabarkan sedang membangun fasilitas olahraga Polo bernilai ratusan miliar rupiah di Jembrana.
Informasi ini diungkapkan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Jembrana, I Komang Wiasa.
Menurutnya, rencana pembangunan fasilitas olahraga polo ini sebenarnya telah menjadi buah bibir sejak setahun yang lalu.
Namun, setelah beberapa waktu tanpa informasi mengenai kelanjutannya, tiba-tiba perusahaan tersebut muncul dengan membawa izin lengkap dari pemerintah pusat.
"Groundbreaking akan dilakukan pada bulan Desember tahun ini," katanya kepada awak media,Kamis (30/11/2023).
Fasilitas olahraga polo, yang merupakan jenis olahraga beregu dimainkan di atas kuda, akan dibangun di kawasan hutan di wilayah Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bali Barat.
Hutan seluas 250 hektar yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi Bali akan disewa selama 60 tahun untuk proyek ini. "Izin dari pusat sudah terpenuhi," sebut dia.
Meskipun kontrak sewa lahan mencakup 250 hektar, pembangunan sebenarnya hanya akan menggunakan sebagian kecil lahan, sekitar 5 persen dari total luas lahan.
Baca Juga: Video Luna Maya Terima Buket Bunga dari BCL Bikin Heboh, Kode Segera Nyusul?
Hal ini disebabkan oleh kewajiban untuk mempertahankan sebagian besar hutan yang sudah ada.
Area yang akan digunakan untuk fasilitas sirkuit polo mencakup sekitar 60 hektar, sementara sisanya akan dikembangkan sebagai akomodasi resor mewah untuk para pengunjung.
Tujuan pengembangan ini bukan hanya sebagai fasilitas olahraga, tetapi juga sebagai destinasi pariwisata.
Pembangunan fasilitas olahraga polo ini diharapkan dapat menjadi potensi pendapatan bagi Jembrana, diperkirakan sekitar Rp 120 miliar per tahun.
Potensi pendapatan ini diyakini akan terus meningkat seiring dengan perkembangan proyek, yang pada akhirnya akan mendukung pembangunan Pemerintah Kabupaten Jembrana.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) KPH Bali Barat, Agus Sugiyanto, membenarkan adanya rencana pembangunan fasilitas polo. Lahan yang digunakan merupakan hutan produksi terbatas yang dikelolanya.
"Milik pusat, Pemerintah Provinsi Bali hanya mengelolanya. Oleh karena itu seluruh izin dikeluarkan oleh pemerintah pusat," tukasnya.
Tentu menjadi harapan semua pihak, dengan adanya fasilitas olahraga mewah itu bisa menarik banyak tenaga kerja lokal.
Dan, dengan sendirinya geliat ekonomi di Bali Barat bisa tergerak naik bersaing dengan Bali Selatan. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api
-
Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?
-
Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen
-
Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya
-
Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara
-
ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti
-
Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02
-
Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru
-
Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS
-
Download BRImo Lewat Link Ini Langsung Dapat Cashback