/
Jum'at, 08 Desember 2023 | 09:50 WIB
Kecelakaan Maut, Pasangan Suami Istri Meninggal di Buleleng

Suara Denpasar- Kabar duka menimpa pasangan suami istri (pasutri) asal Lingkungan Tegal Mawar, Kelurahan Banjar Bali, Kecamatan/Kabupaten Buleleng.

Pasalnya, pasangan itu mengalami kecelakaan maut pada Rabu, 6 Desember 2023 pukul 17.00 WITA. Keduanya terjatuh saat mengendarai sepeda motor akibat rem blong di Jalan Raya Singaraja-Selat KM 15 di wilayah Banjar Dinas/Desa Selat, Kecamatan Sukasada, Buleleng.

Menurut keterangan Kapolsek Sukasada, Kompol Made Agus Dwi, keduanya terjatuh dengan menumpangi sepeda motor Honda Beat. Korban MS (54) yang menyetir di depan dengan membonceng sang istri LLU (54), melaju dari arah Selatan ke Utara atau dari Desa Selat menuju Kota Singaraja.

Belum diketahui pasti saat itu korban dari mana. Namun yang jelas mereka hendak pulang ke Kelurahan Banjar Bali.

Dilansir dari humas.polri.go.id, setibanya di lokasi kejadian, dengan kondisi jalanan yang menurun dan menikung, tiba-tiba motor korban mengalami rem blong yang mengakibatkan MS tidak bisa mengendalikan kendaraannya.

Akibatnya, motor yang dikendarai para korban meluncur ke bawah. Kondisi itu diperparah dengan kondisi jalanan yang licin karena sehabis hujan. Kedua korban seketika jatuh di sekitaran jalan.

Korban SM terkapar di pinggir jalan raya dan motornya melintang di tengah jalan raya. Sedangkan istrinya, terlempar cukup jauh dari posisi motor dan suaminya.

Mereka dikabarkan mendapat benturan yang cukup keras, sehingga membuat SM menderita luka di bagian wajah dan kedua tangannya, serta kepala korban juga dilaporkan pecah. Sedangkan LLU, mengalami luka robek pada wajah dan juga kepala, serta lecet di kedua tangannya.

Perbekel Selat, Putu Mara, juga ikut menerangkan bahwa, ia bersama dengan sejumlah warga langsung mengarah ke lokasi kejadian setelah mendapat informasi kecelakaan di wilayahnya.

Baca Juga: Bercanda Soal Bom di Pesawat Pelita Air Bandara Juanda, Pria Ini Ditahan Aparat

Melihat kondisi korban yang cukup parah, ia kemudian menghubungi pihak kepolisian untuk membantu mengevakuasi pasutri tersebut ke rumah sakit, mengingat saat itu ia melihat sang istri masih dalam keadaan hidup.

Pasutri itu pun diketahui sempat mendapat perawatan medis di RS Parama Sidhi Singaraja, tetapi pada akhirnya berpulang bersama ke pangkuan Tuhan di rumah sakit.

“Kedua korban sempat mendapatkan perawatan di RS Parama Sidhi Singaraja, tetapi akhirnya meninggal dunia,” kata Kompol Made Agus Dwi, dilansir dari humas.polri.go.id pada Jumat, 8 Desember 2023.(Rizal/*)

Load More