Suara Denpasar – Persebaya Surabaya kembali gagal memutus puasa kemenangan dalam beberapa laga terakhirnya. Menghadapi Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Jawa Timur pada lanjutan pekan ke-22 BRI Liga 1 2023-2024, Sabtu (9/12/2023).
Persebaya hanya mampu bermain imbang 1-1 atas rival klasiknya tersebut. Hasil imbang tersebut membuat suporter Persebaya, Bonek merasa kecewa karena timnya kembali gagal meraih tiga poin.
Menjawab kekecewaan Bonek, Pelatih Persebaya, Uston Nawawi mengatakan pihaknya sudah memberikan kemampuan maksimal di atas lapangan untuk bisa meraih kemenangan.
Hanya saja Dewi Fortuna belum berpihak kepada tim berjuluk Bajul Ijo. Meski tampil lebih dominan dibandingkan Persija tetapi mereka hanya mampu bermain imbang.
Uston juga menyebut masalah finishing menjadi pekerjaan rumah baginya karena Bruno Moreira dkk banyak menciptakan peluang namun hanya ada satu yang berhasil dikonversi menjadi gol.
“Kita bersyukur mendapat satu poin meskipun seharusnya hari ini kita menargetkan menang dengan meraih tiga poin,” ujar Uston dilansir dari laman resmi klub, Minggu (10/12/2023).
“Di babak kedua kita banyak peluang, para pemain bermain cukup maksimal. Mudah-mudahan di laga berikutnya kita bisa meraih hasil maksimal,” imbuhnya.
Kegagalan meraih tiga poin membuat posisi Persebaya semakin mengkhawatirkan di tabel klasemen sementara BRI Liga 1 2023-2024.
Mereka semakin dekat dengan zona degradasi setelah menempati posisi ke-13 dengan koleksi 24 poin hanya unggul tiga poin dari tim penghuni zona degradasi, Arema FC yang menempati posisi ke-16 dengan koleksi 21 poin. (*/Rizal)
Baca Juga: Deretan Fakta Menarik Setelah Shayne Pattynama Resmi Tinggalkan Viking FK
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026