Suara Denpasar - Di debat cawapres Jumat (22/12/2023), cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin perkenalkan program KAMU jika ia dan Anies Baswedan terpilih di Pilpres 2024 mendatang.
Program KAMU sendiri merupakan akronim dari Kredit Usaha Anak Muda. Berdasarkan yang diungkapkan Cak Imin, KAMU merupakan program penyaluran dana kredit yang dikhususkan untuk membantu usaha anak muda.
"KAMU, Kredit Usaha Anak Muda yang diberi kesempatan untuk mengakses sebanyak-banyaknya menjadi pelaku ekonomi yang baik," jelas Cak Imin dikutip dari kanal YouTube KPU RI.
Tak tanggung-tanggung, Cak Imin menjanjikan akan memastikan 5% anggaran dari APBN untuk mendukung program KAMU. Itu artinya anggaran yang akan disediakan untuk program ini mencapai Rp 150 triliun.
"Insyaallah AMIN (Anies-Muhaimin) memastikan 5% anggaran dari APBN atau sekitar Rp150 triliun kita khususkan kamu-kamu, kaum muda indonesia, kamu-kamu yang memiliki energi besar untuk menjadi bagian terdepan bagi kemajuan bangsa kita," ungkap Cak Imin.
Tak hanya itu Cak Imin juga ingin melanjutkan program Bansos jika dirinya dan Anies Baswedan terpilih nantinya.
Bahkan Cak Imin membeberkan besaran jika nominal dan jumlah penerimanya akan ditingkatkan.
"AMIN menginginkan bansos yang memang menjadi kewajiban negara ini diteruskan, dan bahkan harus ditingkatkan. Sehingga kita ingin Bansos Plus yang semakin membawa rakyat kita memiliki kemampuan daya beli dan mendongkrak ekonomi masyarakat kita," lanjutnya.
Dalam debat cawapres topik yang dibicarakan seputar ekonomi (ekonomi kerakyatan dan ekonomi digital), keuangan, investasi pajak, perdagangan, pengelolaan APBN-APBD, infrastruktur, dan perkotaan. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Pilih Santai, Mahfud MD Tak Ada Persiapan Khusus dan Habiskan Waktu Bersama Keluarga
-
Bicara Pemberantasan Korupsi di Debat Perdana Capres-Cawapres, Pernyataan Ganjar Pranowo Bisa Bikin Koruptor Ketar-Ketir
-
Anies Baswedan Sebut Dirinya sebagai Gubernur Jakarta yang Paling Sering Berikan Izin Pembangunan Rumah Ibadah
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring