Suara Denpasar - Salah satu pundit sepakbola yang akrab disapa dengan Coach Justin mempertanyakan keputusan Shin Tae-yong tidak panggil Stefano Lilipaly untuk TC Timnas Indonesia di Turki dalam persiapan Piala Asia 2023.
Shin Tae-yong telah memanggil total 29 pemain untuk memperkuat skuad timnas Indonesia yang bakal menjalani pemusatan latihan yang akan digelar di Turki.
Sayang dari 29 pemain tersebut, kembali lagi Stefano Lilipaly tidak masuk ke daftar skuad timnas Indonesia yang diumumkan di laman resmi PSSI.
Padahal sebelumnya nama Stefano Lilipaly juga sempat diajukan untuk bergabung ke skuad yang akan bermain di Piala Asia 2023 di Qatar.
Menanggapi hal ini, Coach Justin cukup menyayangkan keputusan Shin Tae-yong untuk tidak memanggil pemain senior yang punya pengalaman seperti Stefano Lilipaly.
Coach Justin juga mengungkapkan bahwa Stefano Lilipaly bisa saja membawa dampak positif bagi skuad Garuda yang kini lebih dominan diisi oleh pemain muda.
“Untuk gue sih gini ya, ini tim kan praktis muda semua. Sometimes lu butuh pemain gitu loh, lu butuh pemain senior,” ungkap Coach Justin dikutip dari kanal YouTube Justinus Lhaksana.
“Untuk bisa memberi masukan, untuk bisa membimbing,” lanjutnya.
Selain untuk bisa membimbing pemain muda, Coach Justin juga mengungkapkan bahwa Stefano Lilipaly bisa menjadi jembatan untuk komunikasi antara pemain lokal dan pemain naturalisasi.
“Harusnya ya Lilipaly ikut. Apalagi banyak pemain naturalisasi. Itu kan nggak begitu familiar dengan budaya Indonesia,” jelasnya.
“Gue rasa Fano kan bahasa Indonesianya sudah cukup lancar juga, sehingga dia bisa memberi masukan kepada, menjadi jembatan lah antara pemain lokal sama pemain naturalisasi, biar lebih klik, biar lebih dapat sinerginya,” lanjut pelatih yang pernah melatih timnas futsal Indonesia.
Meski begitu Coach Justin menghargai keputusan Shin Tae-yong dan menyebut mungkin pelatih asal Korea Selatan itu punya pertimbangannya sendiri yang tidak diketahui publik.
Sebelumnya Shin Tae-yong sempat membeberkan alasan tidak memanggil Stefano Lilipaly.
Shin Tae-yong mempertimbangkan usia Lilipaly yang sekarang berusia 33 tahun sehingga dikhawatirkan kemampuan fisiknya kurang mumpuni untuk bermain di Qatar yang suhu udaranya cenderung panas.
Terlepas dari itu, penampilan Lilipaly bersama Borneo FC bisa dibilang sangat gemilang. Bahkan berkat kontribusinya kini Borneo FC menempati peringkat 1 klasemen BRI Liga 1 2023/2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Thom Haye Sesumbar Jelang Persija vs Persib: Kami Datang untuk Menang dan Jadi Juara!
-
Misteri Berdarah di Istana Joseon: Intrik Politik dalam The Red Palace
-
PBNU Tetapkan Jadwal Muktamar ke-35 Agustus 2026, NTB hingga Jatim 'Berebut' Jadi Tuan Rumah
-
Wali Kota Makassar Tegaskan SPMB 2026 Anti Curang, Sistem Canggih dan Transparan
-
Pengamat UMY Sebut Prabowo Rugi Besar Jika 'Pelihara' Homeless Media: Itu Membodohi Publik
-
Biaya Laundry 1 Pakaian Dalam Rudy Mas'ud Rp40 ribu, Warganet Kaget: Sempaknya Titan Kah?
-
OnePlus Ace 6 Ultra Resmi Rilis, Usung Dimensity 9500 dan Baterai Raksasa
-
Modal Cerita Kosong, Mortal Kombat II Bukti Hollywood Salah Arah
-
Sembilan Tahun Sembunyi, Jejak Sang Penipu Mebel Terhenti di Kapas Krampung Surabaya
-
Talkshow di SMAN 9 Gowa, Ketum TP PKK Dorong Siswa Kembangkan Bakat dan Potensi Diri