Suara Denpasar – Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 1, Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin menyinggung soal Revolusi Mental yang digaungkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak maju dalam kontestasi Pilpres 2014 lalu.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai Presiden Jokowi gagal dalam menjalankan Revolusi Mental yang digaungkan sejak ia terpilih menjadi presiden pada periode pertama lalu.
Penilaian tersebut disampaikan Cak Imin ketika menghadiri acara diskusi bersama mahasiswa di Semarang hari Minggu (24/12/2023) kemarin.
“Karena kalau mau jujur, sebenarnya yang lebih tepat itu apa, revolusi sebenarnya. Tapi kata-kata revolusi agak kacau,” ujar Cak Imin dilansir dari laman Suara.com, Senin (25/12/2023).
“Sejak revolusi mental gagal dijalankan dengan baik,” imbuhnya.
“Jadi terpaksa kasih istilah lebih mudah dan kemudian tidak menganggu karena 10 tahun revolusi mental jadi revolusi mental (tertolak), nah itu,” tegas Mantan Menteri Ketenagakerjaan di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.
Berangkat dari kegagalan Revolusi Mental itulah yang lantas membuat Cak Imin mengenalkan istilah baru yakni ‘Slepet’.
Istilah slepet yang bermula dari candaannya ke Calon Presiden (Capres), Anies Baswedan yang menjadi partnernya itu viral saat peringatan Hari Santri beberapa waktu lalu.
Setelah itu istilah slepet makin dikenal publik setelah banyak diucapkan Cak Imin saat debat Cawapres beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Meski Tak Pernah Tersorot, Warganet Akui Gemas dengan Anak Indah Permatasari
“Begini, kalau lihat akar masalahnya kemiskinan enggak habis-habis. Ketidakadilan terjadi dimana-mana. Sistem yang buruk itu adalah akar masalah. Akar masalah yang pertama, itu sebetulnya yang harus kita slepet. Saya telusuri satu-satu,” tutup Cak Imin. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan
-
Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres
-
Ditentukan Malam Ini: Hitung-hitungan Emil Audero dan Cremonese Lolos Degradasi Serie A