Depok.suara.com, Pemerintah Kota Depok berencana akan mengoperasikan Rumah Sakit Daerah Kota Depok wilayah timur yang bernama Anugerah Sehat Afiat atau ASA yang berlokasi di Jalan Raya Cimpaeun, Kecamatan Tapos rencananya akan segera dibuka, namun masih terbatas.
"Jika tidak ada halangan dan masih terbatas RSUD Asa akan dioperasikan pada Bulan Oktober mendatang," kata Kepala Bidang Pelayanan dan Penunjang RSUD Asa saat menerima kunjungan Wakil Walikota Depok Imam Budi Hartono.
Imam Budi Hartono mengecek lima lantai yang ada di RSUD asa dan menemukan beberapa kekurangan seperti air yang tidak menyala, bocor dan kekurangan lainnya.
Hendrik mengatakan sebelum dilakukan pengoperasian pihaknya sudah mengecek semua bangunan di RSUD dan masih ada kekurangan.
"Kekurangannya seperti masih adanya rembesan air saat hujan turun, dan kekurangan lainnya namun semuanya sudah dilaporkan ke pimpinan,"katanya.
Persiapaan mulai dari sarana dan prasana sedang dipenuhi sehingga pada bulan Oktober mendatang bisa dioperasikan secara bertahap.
"Ada empat pelayanan seperti pelayanan umum, anak, penyakit dalam disertai penunjang lainnya seperti radioologi dan alat kesehatan sehingga pada tahun 2022 ini bisa direalisasikan," tuturnya.
Sementara itu, Wakil Walikota Depok Imam Budi Hartono menambahkan saat meninjau masih ditemukan kekurangannya yang untuk diperbaiki.
"Saat meninjau petugas melaporkan kepada kami masih ditemukan kekurangan dan diharapkan kekurangan tersebut bisa diperbaki segera,"katanya.
Baca Juga: Tentara Ukraina Selamat dari Peluru, Berkat iPhone 11 Pro
Melihat bagusnya RSUD Asa ini Imam rencana akan berkantor di salah satu ruangan RSUD.
"Bolehkan kami berkantor disini,"kata Imam.
Dia menambahkan saat ini RSUD Asa merawat satu pasien yang menjalani isolasi.Namun, ia kembali menegaskan bahwa RSUD ASA baru dibuka untuk isoter belum dibuka untuk pelayanan kesehatan bagi warga.
“Daya dukungnya belum, masih ada fasilitas yang harus dilengkapi. Antara lain, jumlah bed minimal jumlahnya 100 (masih harus menambah delapan bed lagi), harus siap juga dengan ICU, NICU, dan PICU. UGD nya juga harus lengkap,” jelasnya.
Ia berharap, hal tersebut dapat segera dilengkapi melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT). Untuk memenuhi fasilitas penunjang, termasuk juga Sumber Daya Manusia.
“Untuk jumlahnya masih kita hitung. Tapi ini menjadi prioritas kita. Mudah-mudahan segera diioperasikan," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar