Depok.suara.com, Sebanyak 404 Jemaah haji asal Depok dan enam petugas yang tergabung dalam kelompok terbang atau kloter 8 tiba di tanah air dengan selamat.
Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok Asnawi mengatakan, jemaah haji asal Depok telah tiba di Kantor Wali Kota sesuai dengan jadwal.
“Alhamdulillah kloter 8 JKS asal Kota Depok tiba di Bandara Soekarno Hatta pukul 05.00 WIB dalam keadaan selamat, kemudian dari Sokarno Hatta langsung menuju embarkasih sekitar pukul 08.00 WIB dan pukul 10.00 WIB tiba di Kota Depok,” katanya
Lebih lanjut Asnawi mengatakan, ratusan jamaah haji yang tergabung di Kloter 8 pada Kamis (21/7) tiba di Balaikota dan langsung dites swab oleh tenaga kesehatan.
Setelah tiba di Depok, kata Asnawi, seluruh jemaah haji langsung melakukan tes swab oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok sebelum mereka turun dari bus.
“Ini adalah aturan dari Kementerian Kesehatan, sehingga sebelum mereka turun dari bus ada petugas kesehatan yang masuk untuk melakukan swab,” katanya.
Asnawi menuturkan, saat tiba di asrama haji para jemaah sudah menjalani swab, hanya saja swab dilakukan secara acak kepada 10 persen dari jumlah total rombongan sebagai sampel.
“Kalau di sini semua dites, semoga semuanya negatif, sehingga mereka bisa kembali ke rumah dalam keadaan sehat dan selamat,”katanya.
Namun, jika nanti didapati adanya jemaah yang positif, jemaah itu akan langsung ditangani oleh Dinkes Kota Depok.
Baca Juga: Temukan Foto Ilegal, TNI AL Amankan 3 WNI dan 3 WNA di Perbatasan Indonesia - Malaysia
“Nantinya akan langsung melakukan isolasi dengan pemantauan dari Dinkes, dan untuk isolasinya kami serahkan ke Dinkes,” katanya.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Depok, Sri Utomo mengatakan, rombongan jemaah haji telah sampai di Balai Kota Depok.
Rombongan sebanyak 410 jemaah dilakukan tes swab sebelum berkumpul bersama keluarga.
"Kami melakukan pemeriksaan swab jemaah haji di dalam bus pengangkut rombongan haji," katanya.
Pemeriksaan swab tes COVID-19 ini, kata Sri Utomo, dilaksanakan lebih dari 20 tenaga kesehatan. Setiap satu bus rombongan haji dilakukan pemeriksaan minimal dua tenaga kesehatan kepada jemaah.
"Rombongan yang dinyatakan hasilnya negatif diperbolehkan turun dari bus, sedangkan yang positif akan dilakukan pemeriksaan lanjutan,"katanya.
Berita Terkait
-
Diduga Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Pondok Pesantren di Depok Hangus Terbakar
-
3500 Riyal Uang Jemaah Haji Indonesia Dicuri Dalam Kamar Hotel
-
22 Jemaah Haji 2022 Positif Covid-19, Didominasi Debarkasi Surabaya
-
Jemaah Haji 2022 Diimbau Tidak Bawa Barang Berlebihan ke Madinah
-
Waspada! Jangan Sampai Hilang Alas Kaki di Madinah
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA