/
Sabtu, 30 Juli 2022 | 19:21 WIB
Sejumlah Anggota Tim Siber dan Pusat Laboratorium Forensik Polri datang penuhi panggilan Komnas HAM (Suara.com/Yaumal)

Depok.suara.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI segera lakukan pemeriksaan terhadap ajudan atau aide de cam (ADC) Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Polisi Ferdy Sambo, Sabtu (30/7). Terkait dengan kasus kematian Brigadir J

Pemeriksaan ini segera dilakukan setelah pada pemeriksaan sebelumnnya berhalangan hadir terkait memberikan keterangan terhadap insiden kematian Brigadir J  yang diungkap oleh pihak kepolisian pada 11 Juli 2022.

Dilansir dari Antara, Komisioner Komnas HAM Mohammad Choirul Anam mengatakan bahwa terdapat penambahan yang sebelumnya belum bisa hadir.

“Berikutnya penambahan keterangan dari ajudan yang kemarin belum datang karena ada di luar kota,” katanya, di Jakarta.

Sebelumnya, Komnas HAM RI telah melakukan pemeriksaan terhadap enam ajudan Irjen Polisi Ferdy Sambo termasuk Bharada E pada Selasa (26/7).

Dalam pemeriksaan tersebut disayangkan salah seorang ajudan tidak dapat memenuhi panggilan dari Komnas HAM.

Selain melakukan pemeriksaan terhadap ajudan, Komnas HAM  akan memeriksa orang-orang yang berada di sekitar lingkungan rumah Irjen Ferdy Sambo dan juga istrinya Putri Candrawathi.

Hal tersebut ditujukan untuk mengumpulkan sejumlah informasi atau keterangan yang dibutuhkan dalam penyelidikan.

Setelah pemeriksaan terhadap seluruh ajudan dan orang-orang yang berkaitan dengan Irjen Ferdi Sambo termasuk Putri Candrawathi rampung, Komnas HAM akan mengagendakan pemeriksaan uji balistik dan beberapa hal lainnya yang dapat digunakan untuk mendukung proses penyelidikan.

Baca Juga: Publik: Lucunya Kominfo, PayPal Kena Blokir Judi Online Malah Diizinkan

Tak hanya itu, Komnas HAM juga harus bekerja keras untuk mengumpulkan data-data terkait pemeriksaan siber dan digital forensik. Hal tersebut disebabkan akibat pengumpulan keterangan belum selesai dirampungkan.

Dikutip dari Antara, secara terpisah, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta kepada seluruh lapisan masyarakat untuk memberikan dukungan dan ikut mengawasi berjalannya proses penyelidikan kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau yang lebih dikenal dengan Brigadir J.

Hingga saat ini, tim khusus dan juga internal polri masih bekerja keras dalam mengungkapkan kebenaran dari kasus yang menggemparkan masyarakat Indonesia itu.

Load More