/
Minggu, 07 Agustus 2022 | 14:26 WIB
Kepala Badan Reserse Kriminal Polri (Kabareskrim) Komjen Pol Agus Andrianto saat konferensi pers terkait kasus pinjol ilegal yang disiarkan kanal Youtube Kemenko Polhukam RI, Jumat (22/10/2021). (foto: bidik layar video)

Depok.suara.com - Ramai isu rumah Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto ditembak orang tak dikenal. Penembakan ini terjadi paska perintahkan Brimob amankan gedung Bareskrim pada Sabtu (6/8/2022).

Beredarnya kabar rumah Kabareskrim Komjen Agus Andrianto ditembak orang, langsung dijawab oleh Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo.

Usai mendengar kabar jika rumah Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto ditembak orang tak dikenal, Polri langsung mengecek kebenaran kabar tersebut.

Melansir pmj, Polri telah mengecek terkait kebenaran informasi yang beredar tersebut. 

"Sudah saya cek infonya tidak benar," kata Dedi Prasetyo, Minggu (7/8/2022).

Kadiv Humas Polri memastikan informasi penembakan rumah itu tidak benar alias hoax.

Sebelumnya, Kabareskrim meminta bantuan Brimob Polri untuk menjaga gedung Bareskrim. 

Sejumlah mobil taktis Brimob terparkir di halaman Gedung Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri pada Sabtu 6 Agustus 2022 siang.

Berdasar pantauan, pada pukul 13.59 WIB, terlihat lima mobil taktis Brimob memasuki Bareskrim dengan belasan personel.

Baca Juga: Polisi Tangkap 3 Pelaku Pungli yang Ancam Pukul Wisatawan di Sidebuk-debuk

Kedatangan personel Brimob itu ternyata atas permintaan Kabareskrim Polri, Komjen Pol Agus Andrianto.

"Kehadiran Personel Brimob untuk pengamanan Bareskrim, itu atas permintaan resmi Kabareskrim," kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian, Sabtu (6/8/2022) kemarin.

Hingga akhirnya kabar jika mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo dibawa oleh personel Brimob, pada Sabtu malam.

Ferdy Sambo dibawa ke Mako Brimob untuk pengamanan dan pemeriksaan terkait indisipliner kode etik penanganan TKP kejadian dugaan tembak menembak di rumah dinasnya.

Sumber: Suara.com

Load More