Depok.suara.com, Festival Seni Tari Tradisional perlu diperbanyak untuk mengenalkan kepada generasi muda. Selain itu, sebagai upaya pelestarian budaya agar tidak tergilas budaya luar yang tengah menginvansi Indonesia.
Demikian dikatakan Anggota Komisi X DPR RI, Nuroji usai menghadiri dan tampil dalam Grand Final Gebyar Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah 4, Seni Tari Tradisional dan Paduan Suara di Jakarta Global University, Jalan Boulevard Grand Depok City, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya.
Dia mengapresiasi LLDIKTI Wilayah 4 yang berkolaborasi dengan Jakarta Global University untuk menghelat lomba Seni Tari Tradisional dan Paduan Suara untuk perguruan tinggi di Jawa Barat.
“Dari segi fasilitas sudah sangat mendukung, mulai dari gedungnya, sound sistem dan pesertanya juga mahasiswa,” katanya.
Mahasiswa atau pemuda ini merupakan generasi penerus bangsa. Sehingga, harus terus dikenalkan dan diajarkan untuk mencintai, serta melestarikan budaya asli Bangsa Indonesia.
“Festival-festival seperti ini perlu diperbanyak dan rutin digelar, agar generasi penerus kita dapat kenal, mencintai dan pada akhirnya membantu melestarikan budayanya,”katanya.
Dia mengungkapkan kegiatan ini sejalan dengan Undang-undang Kebudayaan, dalam upaya melestarikan seni tradisi sekaligus kreativitas.
“Anak-anak muda yang ikut festival tadi kelihatan sekali kreativitasnya, mereka bersemangat dan saya harap tidak hanya berhenti sampai mengikuti lomba saja. Tapi, lebih keupaya melestarikan. Makanya dikenalkan dulu dan sampai cinta pada budayanya,”katanya.
Saat ini budaya luar terus menginvansi Indonesia. Sehingga, banyak dari generasi penerus atau pemuda lebih mengenal dan mencintai budaya luar, ketimbang budaya asli Indonesia.
Baca Juga: Apa Itu Karens Diner? Resto Viral Pelayan Jutek dan Marah-marah Segera Buka di Indonesia
“Tentunya, kita semua berharap jangan sampai budaya kita dijajah budaya luar negeri,” ujarnya.
Dia berharap agar banyak pihak yang dapat membantu untuk menggelar festival dan memberikan apresiasi kepada pemuda-pemuda Indonesia yang berusaha untuk mengenalkan dan melestarikan budayanya.
Pihak JGU ini sudah memiliki dedikasi tinggi terhadap kebudayaan, khususnya mengangkat nama Kota Depok juga nantinya.
"Saya harap akan muncul JGU-JGU lainnya untuk menyokong pelestarian seni budaya, tadisional kususnya,” katanya.
Nuroji kembali menegaskan, seni budaya tradisional bukan berarti ketinggalan zaman. Sebab, ada seni kreasi, tetapi masih berbasis tradisional.
“Tadi itu seni kreasi, tapi basisnya tradisional, Sunda khususnya. Untuk Depok sendiri ada Betawi, nanti ada penampilan Gambang Kromong,"katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Mengenal Tari Paduppa, Tarian Penyambutan Tamu Khas Suku Bugis
-
Kenalkan Eksistensi Lengger Banyumas hingga Jepang, Rianto: Media Healing Kurangi Angka Bunuh Diri
-
Promosi Kebudayan Indonesia, Tari Sirih Kuning, Tari Saman, dan Tari Sajojo Tampil di Qatar
-
Mengenal Bian Lian: Pertunjukan Seni Tari Topeng dan Sulap dari Tiongkok
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Fallout Season 3 Bakal Tambah Bintang Anyar, Game Baru Tim Cain Sedang Dipersiapkan
-
Review My Royal Nemesis: Drama Romcom dengan Chemistry yang Sulit Dilupakan
-
Pembangunan PLTS Koperasi Pertama di Indonesia Capai 80 Persen
-
Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Stagnan Dibanderol Rp2.668.000/Gram
-
Sambil Berseru Allahuakbar, Roy Suryo Tinggalkan RS Polri Menuju Polda Metro Jaya
-
Lewati Messi, Lamine Yamal Cetak Rekor Menakjubkan di Piala Dunia 2026
-
Rilis Teaser Perdana, Takeru Sato Pimpin Produksi Jujutsu Kaisen Season 4
-
Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir
-
Intip Jarak Tempuh dan Harga Honda Super-N, Fitur Booster Jadi Andalan si 'Brio Listrik'
-
IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan