Depok.suara.com, Sekitar 550 dosen dan 600 mahasiswa serta alumni yang terlibat dalam program pengbadian Masyarakat pada tahun 2022.
Sekretaris UI, Agustin Kusumayati, saat acara peluncuran Program Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat UI dengan tema ‘UI Mengabdi Bagimu Negeri, Bangkit Lebih Kuat’ di Makara Art Center, Senin (15/8) mengatakan Universitas Indonesia (UI) melaksanakan salah satu fungsi tridarma pendidikan yaitu pengabdian masyarakat (pengmas).
Tahun ini ada 318 kegiatan pengmas yang digelar di 10 lokasi. Yaitu di Likupang, Banyuwangi, Buleleng, Lombok Timur, Labuan Bajo, Sumedang dan Bekasi. Ada hal berbeda dari pengmas tahun ini dimana pelaksanaannya disesuaikan dengan situasi.
“Pengmas tahun 2022 ini tentu saja berbeda dari yang sebelumnya, terutama cara penyelenggaraan sangat disesuaikan dengan konteks yang dihadapi oleh masyarakat saat ini
Dari pandemi ini, metode pengmas yang dilakukan pun mengalami perubahan dimana yang menjadi penekanan yaitu memanfaatkan kecanggihan teknologi.
Pengmas tahun ini juga difokuskan untuk membantu pemulihan masyarakat pasca pandemi.
“Saat ini kami membantu masyarakat terutama untuk bisa recovery setelah mengalami pandemi covid-19 yang menimpa banyak sekali aspek kehidupan,” ujarnya.
Pengmas UI tahun ini dibagi dalam empat kategori. Yaitu bidang kesehatan, pemulihan ekonomi, pemanfaatan teknologi dan budaya.
Kondisi pasca pandemi ini membuat para pengabdi terketuk untuk membantu masyarakat untuk tetap kuat dan pulih kembali sehingga dapat bersama menjadi berdaya. Yang tak kalah penting juga untuk tetap mempertahankan kelestarian lingkungan.
Baca Juga: Jelang Upacara 17 Agustus, Sejumlah Ruas Jalan Sekitar Istana Bakal Ditutup Sejak Malam Nanti
Pemanfaatan teknologi juga menjadi hal yang diperhatikan karena terjadi pergeseran cara interaksi dari tatap muka menjadi interaksi jarak jauh.
“Kalau dilihat dari tahun ke tahun, sekarang ini kita banyak pengalaman dalam 2,5 tahun pandemi, aspek teknologi menjadi tepat guna dan yang sangat diutamakan,”katanya.
Di tempat yang sama, Direktur Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Agung Waluyo menambahkan, sebanyak 40 persen program pengabdia difokuskan pada pemulihan ekonomi akibat dampak dari kondisi pandemi.
Kemudian sebanyak 30 persen difokuskan pada masalah kesehatan dan sisanya terkait dengan keberlangsungan kehidupan bumi.
Pemanfaatan teknologi menjadi penting dalam ratusan program pengmas untuk melibatkan masyarakat yang ada di daerah tujuan pengmas.
“Teknologi informatika yang digunakan seperti pada saat kita membuat program masyarakat kita melibatkan masyarakat di dalam perencanaan penyelesaian masalah mereka karena tidak mungkin bisa terlaksana dengan baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
THM Panhead Jadi Perbincangan usai Kasus Penembakan TNI dan Temuan Senjata Rakitan
-
Pernah Dipakai Runner Harian, Sekarang 7 Sepatu Lari Ini Justru Jadi Barang Koleksi Mahal
-
Cetak Sejarah! Dhea Natasya Jadi Atlet Perempuan Indonesia Pertama di World Longboard Tour 2026
-
Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha