"Dan masyarakat terlibat secara utuh jika mereka tidak dilibatkan di dalam perencanaan awal identifikasi masalah yang mereka mungkin merasakan atau mungkin mereka belum merasakan dan kita hadir di sana untuk membuat itu merupakan kondisi masalah kesehatan yang ataupun masalah ekonomi,”katanya.
Agar program berjalan baik dan dirasakan masyarakat, ada banyak dosen pengabdi dan mahasiswa serta alumni yanh terlibat.
Agus menyebut, ada 550 dosen dan 600 mahasiswa serta alumni yang terlibat dalam program pengmas 2022.
“Kita melibatkan alumni untuk bisa melakukan monitoring dan evaluasi pada saat kegiatan dilaksanakan. Tujuannya kita ingin melihat apakah sudah terjadi perubahan pada masyarakatnya dengan melakukan kegiatan evaluasi menggunakan teknologi daring. Kita pun bersyukur Alhamdulillah Dengan pandemi ini kita dibuka kaca mata bahwa teknologi pertemuan itu bisa sama efektif melalui daring,”katanya.
Program yang dilakukan sebagian besarnya adalah yang telah berjalan.
"Artinya, program tersebut harus berkelanjutan sehingga hasilnya bisa benar dirasakan masyarakat. “Ini adalah program berkelanjutan karena kita tidak mau hit and run,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Pemulihan Jaringan Listrik Pascagempa NTT
-
Empat Ahli Disiapkan Febrie Adriansyah dalam Sidang Praperadilan Hari Ini
-
Riset Ungkap Tekanan Finansial Warga RI, 38% Pendapatan Bulanan Habis buat Kebutuhan Keluarga
-
IHSG Berpotensi Rebound, Saham Farmasi Meroket Imbas Temuan Terapi Kanker Termutakhir
-
Kepala SPPG di Jember Mabuk dan Berantem dengan Relawannya Sendiri
-
Festival Motor Lintas Genre Throttle Land 2026 Siap Manjakan Pecinta Roda Dua Jakarta
-
Dokter dan Nakes Viral Komentar Nirempati, FKKMK UGM Sebut Pembekalan Etika Bermedsos Sejak Maba
-
Petaka Cemburu Buta di Kamar Asrama: Mahasiswa Kesehatan di Malang Habisi Nyawa Sahabat Sendiri
-
Daftar Bank Penerbit Kartu Kredit Indonesia (KKI) Bebas Biaya dan Ketentuannya
-
Dinkes DIY Siapkan 240 Kg Obat untuk Korban Gempa NTT, Pastikan Stok Jogja Tak Tertanggu