Depok.suara.com, Pemindahan Tugu Si Bolong yang berada di tengah jalan atau perempatan Tanah Baru jangan menganggu kelancaran lalu lintas.
Anggota DPR RI Ir Nuroji kepada wartawan mengatakan jika memang benar dilakukan pemindahan Tugu Si Bolong dipastikan jangan sampai menimbulkan gangguan kelancaran lalu lintas.
"Pemindahan Tugu Gong Si Bolong bisa saja dimundurkan ke arah selatan sekitar 15 meter dari posisi lama,"katanya.
Dia menambahkan namun setelah dilakukan pemindahan jangan malah menimbulkan masalah baru seperti menimbulkan kemacetan lalu lintas di lokasi tersebut.
"Saya sudah minta pendapat dengan beberapa dinas terkait terkait pemindahan Tugu si Bolong, Saya bilang harus tanya ke Lurah dan LPM karena itu aset daerah bukan aset sanggar gong sibolong,"katanya.
Lurah Tanah Baru Dicky Mahyudin belum dapat memastikan kapan Tugu Gong Si Bolong dipindahkan. Menurut dia, wewenang pemindahan tugu itu ada di tangan pihak Tol Cijago Seksi 3.
"Pihak tol bilangnya secepatnya untuk melakukan pembongkaran dulu karena memang sudah 1 mengganggu lalin," ujar Dicky.
Dicky mengatakan, keberadaan tugu tersebut psudah tidak memungkinkan karena menghambat arus lalu lintas. Terlebih, jalan layang atau overpass Tol Cijago Seksi 3 telah beroperasi.
Pihaknya terbuka dengan penataan Tugu Gong Si Bolong yang baru yang rencananya desainnya dari warga.
Baca Juga: Karena Minta Rp 22 Miliar, Sengketa Lahan Rumah Sakit di Balikpapan Barat Lanjut Ke Pengadilan
“Dirapikan lagi, jadi tugu yang lama itu dihancurkan, dirobohkan nanti dibangun lagi yang baru. Ukurannya agak besar lebih besar sedikit sekitar 2×2 dan lebih bagus. Dan itu pun desainnya nanti dari warga tokoh, tapi nanti pembangunannya dari pihak tol yang bangun,” katanya.
Terkait pemindahan Tugu Si Bolong pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Depok. Namun saat wartawan mengkonfirmasi kepada Kepala Dinas Perhubungan Eko Herwiyanto agar ditanyakan ke Bagian Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Depok.
Gong Si Bolong adalah seni gamelan khas Kota Depok yang digunakan untuk mengiringi beberapa pertunjukan kesenian tradisional, di antaranya jaipong, wayang kulit Betawi, dan tari tayub. Jenis iringan musik gamelan Gong Si Bolong mengacu pada seni gamelan ajeng.
Berita Terkait
-
Pendapatan Jakarta dari Hiburan Malam dan PKB Bakal Turun, DPRD: Orang Kaya Pada Pindah ke IKN Nusantara
-
Kondisi Tak Memungkinkan, Tugu Gong Si Bolong Akan Direlokasi
-
Viral Sejumlah Sapi Dipindah dari Kapal dengan Cara Digantung, Warganet Murka: Semoga Usahanya Cepat Bangkrut!
-
Aturan Pindah Tiang Listrik Menurut Undang-undang, Benarkah Biayanya Puluhan Juta?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter