Depok.suara.com, Seorang mahasiswa di kawasan Depok berinisial RC menjadi korban perampasan dengan kekerasan menggunakan senjata tajam alias begal.
Kejadian tersebut terjadi di Warkop Boga Jaya Jalan H.Amat RT.02/03, Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, Kota Depok.
Penjaga warung Kopi Boga Dicky kepada wartawan peristiwa perampasan berawal saat korban sedang berada di warungnya pada Rabu(17/8) dinihari.
Saat sedang berada di warung kopi tiba-tiba didatangi seseorang sambil menodong mengancung-ancungkan senjata tajam.
"Kita lihat pelaku menggunakan celurit masuk ke warkop saat Lili sedang melayani korban yang sedang makan mie,"katanya.
"Kemudian pelaku masuk sambil mengancungkan celurit menodong meminta uang ke korban," sambungnya.
Menurut Dicky berdasarkan cerita rekannya Lili mengetahui pelaku datang sambil menodong berencana masuk ke dalam warung buat ambil bangku, dalam hitungan menit korban sudah terkapar tidak berdaya depan warung dengan keadaan berlumuran darah.
"Masuk kedalam dapur buat ambil bangku melawan pelaku namun korban tahu-tahu sudah ada di depan warkop depan tiang listrik jalan sudah tidak berdaya dengan luka sabetan celurit pelaku mengenai tangan, leher, dan kepala dapat kabar ada sebanyak enam sabetan," katanya.
Dia mengungkapkan korban RC langsung ditolong dilarikan para anak kostan mahasiswa belakang warkop dibawa ke RS Graha Permata Ibu (GPI).
Baca Juga: HUT RI ke-77 Jadi Tambahan Motivasi Fajar / Rian di Kejuaraan Dunia
"Anak-anak dari kostan mahasiswa belakang warkop membawa korban dalam keadaan sudah tidak berdaya dan penuh luka bacok dibawa ke rumah sakit GPI Beji Depok," paparnya.
Selain itu dalam kejadian ini, Dicky menyebutkan barang berharga milik korban seperti HP raib diambil pelaku.
Terkait kejadian tersebut, Kanit Reskrim Polsek Beji, AKP Halim Dalimonthe mengatakan, sampai saat ini kasus perampasan hp milik korban RC mahasiswa UI masih dalam penyelidikan.
"Saksi-saksi termasuk barang bukti seperti cctv dari TKP sudah dimintai keterangan dan diamankan. Minta doa supaya pelaku menggunakan motor saat menjalankan aksi dapat segera ketangkap,"katanya
Berita Terkait
-
Hindarkan Kecelakaan, Mahasiswa Unpad Pasang Kalung Kucing di Jatinangor
-
Bentuk Tim Non Yudisial Pelanggaran HAM Berat, Sumarsih : Pemerintah Ingkar Lindungi Hak Asasi Manusia
-
Mahasiwi Peru Tahanan Narkotika Polda Bali Meninggal, Awalnya Muntah Lalu Kejang
-
Pemkot Jaktim: 106 Rumah Warga Korban Kebakaran Pasar Gembrong Telah Direvitalisasi
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?