Depok.suara.com, Setelah sempat viral kelompok remaja bermotor mengancung-ancungkan senjata tajam di jalan raya Citayam belum lama ini, akhirnya ditindaklanjuti oleh Aparat kepolisian Polsek Bojonggede.
Hasilnya, anggota Reskrim Polsek Bojonggede berhasil mengamankan sejumlah remaja tergabung dalam geng Warung Om Family (WFO) di Pabuaran, Bojonggede, Kabupaten Bogor, Rabu (24/8)
Kapolsek Bojonggede AKP Dwi Susanto mengatakan, pelaku berjumlah enam orang tergabung dalam kelompok geng Warung Om Family (WFO) berhasil ditangkap Tim Opsnal dan Tim 2 Reskrim pimpinan Kanit Reskrim Polsek Bojonggede AKP Ade Ahmad Sudrajat.
"Keenam pelaku yang diamankan kelompok dari WFO di daerah Pabuaran," katanya.
Para remaja ini, kata Kapolsek, merupakan orang-orang yang viral di media sosial beriringan naik motor sambil mengacungkan senjata tajam jenis celurit di tempat umum.
"Dari pengakuannya, mereka berencana akan melakukan tawuran dengan kelompok Kp. Plered Citayam," terangnya.
Kelompok remaja ini, Lanjut Kapolsek, berencana akan menantang tawuran dari kelompok Kp.Plered Citayam. Namun dalam ajakan melalui media sosial itu tidak merespon akhirnya kelompok pelaku ini pulang dengan sambil mengancung-ancungi senjata tajam dengan nyanyi sehingga vidio amatir tersebar viral di media sosial instagram.
Hasil pemeriksaan penyidik terhadap keenam pelaku rata-rata masih usia remaja, Kapolsek menyebutkan, hanya dua orang yang terbukti bersalah kedapatan membawa senjata tajam. dan keempat pelaku lain diitetapkan sebagai saksi lantaran tidak terbukti membawa senjata tajam.
"Keempat pelaku yang tidak terbukti kedapatan membawa senjata tajam kita wajib lapor dengan membuat surat pernyataan disaksikan orang tua untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi," ungkapnya.
Baca Juga: Perkenalkan 30 Pemain, PSMS Medan Siap Arungi Liga 2 2022/23
Untuk barang bukti yang disita, lanjut Kapolsek, diamankan empat senjata tajam satu diantaranya golok dan tiga celurit.
"Untuk celurit dari pengakuan pelaku dibeli seharga Rp. 200 ribu secara online. Dan dari pelaku AA, 20, MFK, 18, ini menyiapkan senjata tajam direncanakan diduga untuk tawuran," tuturnya.
Sementara itu bagi kedua pelaku AA dan MFK tetap lanjut proses hukum, Kapolsek mengatakan, menyebutkan dikenakan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang membawa senjata tajam di muka publik.
"Ancaman pidana kurungan dapat dikenakan diatas lima tahun penjara," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Wanita Ini Makan Nasi dan Petai saat Nonton di Bioskop Dikritik Warganet
-
Viral Wanita Tak Pakai Jilbab Ngaku Dilarang Masuk Masjid At-Thohir, Pengurus Beri Klarifikasi
-
Remaja Karang Taruna Tangkap Pria Cabul dan Diserahkan ke Polsek Ciracas
-
Viral Manten Kondangan, Mendadak Ada 2 Pasangan Pengantin di Pelaminan
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto
-
Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan