/
Rabu, 24 Agustus 2022 | 20:14 WIB
Tim kuasa hukum keluarga Brigadir Yosua, Kamaruddin Simanjuntak memberikan keterangan kepada wartawan usai menyerahkan surat permohonan kepada Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa 2 Agustus 2022. (Antara/Laily Rahmawaty via Suara.com)

Depok.suara.com - Pengacara keluarga Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak menyatakan siap mengangkat anak-anak Irjen Ferdy Sambo.

Bahkan dirinya siap membayar biaya pendidikan empat orang anak Ferdy Sambo. Hingga lulus doktoral, kalau memang anak-anak tersebut menginginkannya.

"Saya bersedia mengadopsi anaknya. Saya berjanji saya sekolahkan sampai tingkat doktoral kalau dia sanggup. Saya ada kemampuan untuk itu," kata Kamaruddin kepada wartawan di Hotel Sofyan, Jakarta Pusat, Rabu (24/8/2022).

Alasan Kamaruddin menyatakan hal itu karena pada kasus kematian Brigadir J, anak-anak Ferdy Sambo dinilai tidak melakukan kesalahan. Baginya sudah semestinya mereka tidak dilibatkan dalam proses hukum tersebut.

"Karena kita harus pisahkan antara anak dan orang tua. Anak itu tidak salah, tugas kita mendidik dan mengajar anak ke jalan yang benar. Tetapi jangan jadi gara-gara anak, hukum tidak ditegakkan," imbuhnya.

LPAI Bakal Beri Perlindungan 

Lembaga Perlindungan Anak Indonesia atau LPAI akan mendatangi Mabes Polri di Jakarta Selatan, Rabu (24/8/2022) sore. Kedatangan LPAI berkaitan dengan upaya pemberian pendampingan psikologi terhadap anak-anak Irjen Ferdy Sambo, tersangka pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

"Nanti pukul 16.30 sore ketemu Kabiro Psikologi, karena beliau yang mengundang saya," kata Ketua LPAI, Seto Mulyadi kepada wartawan, Rabu (24/8/2022).

Hingga kini, Seto belum mengetahui secara rinci soal kondisi anak-anak Sambo dan Putri Candrawathi lantaran belum bertemu. Adapun LPAI menyerahkan sepenuhnya pada Polri terkait teknis perlindungan kepada anak-anak Sambo tersebut.

Baca Juga: Terkait Putuskan MA, Junimart Girsang Minta KPU Segera Terbitkan PKPU Pemilu 2024

"Bentuk perlindungan anak-anak Sambo, kami serahkan sepenuhnya kepada Polri. Jadi penanganan itu aspeknya bukan dari luar justru dari Polri sendiri," ujarnya.

LPAI juga telah memiliki jadwal pertemuan dengan anak-anak Sambo usai berkoordinasi dengan Arman Hanish, kuasa hukum istri Sambo. Adapun pertemuan berlangsung pada 1 September mendatang.

"1 September kami akan atur pertemuan dengan Arman untuk bahas perlindungan dengan anak-anaknya," tutur dia.

Sumber: Suara.com

Load More