/
Minggu, 04 September 2022 | 22:23 WIB
Vivo (SPBUVivoIndonesia/Ìnstagram)

Depok.suara.com - Pemerintah akhirnya menetapkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite, Solar, dan Pertamax pada Sabtu (3/9/2022).

Banyak keluhan dari masyarakat sehingga membuat mereka memilih mencari alternatif BBM. Salah satunya adalah, Revvo 89 (oktan 89) milik Vivo yang diklaim harganya lebih murah.

Jenis BBM ini lebih murah dibanding pertalite milik pertamina (oktan 90) yang dibanderol dengan harga Rp 10.000 per liter, sedangkan Revvo 89 dibanderol dengan harga Rp8.900 per liter.

Masyarakat pun berbondong bondong mencari keberadaan BBM murah tersebut untuk diburu.

Dihimpun dari berbagai sumber, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Vivo adalah perusahaan sektor hilir minyak dan gas bumi milik swasta.

SPBU Vivo atau PT Vivo Energy Indonesia resmi terdaftar di Indonesia pada tahun 2017 silam.
PT Vivo Energy Indonesia diketahui merupakan anak usaha dari Vitol Group yang berbasis di Swiss.

Selain di Indonesia, Vivo memiliki 40 cabang di penjuru dunia seperti Australia, Singapura, Inggris, Belanda, dan Afrika.

Menurut penelusuran Pikiran-Rakyat, dari hasil pencarian Google Maps, di Bandung, Vivo hanya memiliki satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar minyak Umum.

Berikut adalah harga bahan bakar minyak di SPBU Vivo :

Baca Juga: Kartu Prakerja Gelombang 44 Dibuka, Bagaimana Syarat dan Cara Daftarnya?

Revvo 89: Rp8.900
Revvo 92: Rp15.400
Revvo 95: Rp16.100
Selain Vivo, terdapat SPBU milik swasta lainya seperti Shell, Exxon Mobil, Total, dan British Petroleum-AKR yang ada di Indonesia.

Sumber: Pikiran Rakyat

Load More