/
Rabu, 07 September 2022 | 12:34 WIB
Ilustrasi anak jepang (unsplash/@fontesvitor)

Rose mengatakan, kemiripan ini bisa dijadikan sebagai perbandingan, dan kuatnya data yang dikumpulkan Ito dapat bermanfaat bagi evaluasi kelainan gaya berjalan anak.

Selain mempelajari gaya berjalan anak-anak, Ito dan rekan-rekan peneliti juga mempelajari apakah pembatasan sosial selama pandemi, seperti penutupan sekolah, memengaruhi kecepatan berjalan anak dan indikator kesehatan fisik lainnya.

Load More