Bola / Bola Indonesia
Selasa, 31 Maret 2026 | 10:25 WIB
Calvin Verdonk, bek Timnas Indonesia. (Instagram/c.verdon)
Baca 10 detik
  • Calvin Verdonk tampil menonjol dalam laga Timnas Indonesia melawan Bulgaria di final FIFA Series 2026.
  • Pelatih John Herdman memuji adaptasi Verdonk bermain lebih maju sebagai gelandang serang dan bertahan.
  • Performa Verdonk menunjukkan potensi besar sebagai kunci kontrol tempo permainan tim ke depannya.

Suara.com - Penampilan Calvin Verdonk di final FIFA Series 2026 tetap jadi sorotan.

Meski Timnas Indonesia kalah 0-1 dari Timnas Bulgaria, kontribusinya terlihat jelas.

Laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno itu menghadirkan peran unik bagi Verdonk.

Pelatih John Herdman bahkan secara khusus memuji performanya.

Verdonk dimainkan lebih maju dari posisi aslinya sebagai pemain bertahan.

Eksperimen ini jadi bagian dari era baru taktik timnas Indonesia.

Hasilnya cukup positif meski tim belum meraih kemenangan.

Verdonk mampu beradaptasi dengan cepat di peran barunya.

Ia bahkan menjalankan dua fungsi sekaligus di lini tengah.

Baca Juga: Erick Thohir Sebut Permainan Timnas Indonesia era John Herdman Berkelas

Peran sebagai gelandang bertahan dan gelandang serang dijalani dengan baik.

Ia juga sempat beroperasi sebagai “nomor 10” yang kreatif.

Peran ini menuntut visi dan kecerdasan taktik tinggi sepanjang laga.

Menariknya, perubahan posisi ini sudah mulai sejak era Patrick Kluivert.

Sementara di era Shin Tae-yong, ia lebih sering jadi bek.

Kini, Herdman melihatnya sebagai pemain tengah yang komplet.

Load More