- Calvin Verdonk tampil menonjol dalam laga Timnas Indonesia melawan Bulgaria di final FIFA Series 2026.
- Pelatih John Herdman memuji adaptasi Verdonk bermain lebih maju sebagai gelandang serang dan bertahan.
- Performa Verdonk menunjukkan potensi besar sebagai kunci kontrol tempo permainan tim ke depannya.
Suara.com - Penampilan Calvin Verdonk di final FIFA Series 2026 tetap jadi sorotan.
Meski Timnas Indonesia kalah 0-1 dari Timnas Bulgaria, kontribusinya terlihat jelas.
Laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno itu menghadirkan peran unik bagi Verdonk.
Pelatih John Herdman bahkan secara khusus memuji performanya.
Verdonk dimainkan lebih maju dari posisi aslinya sebagai pemain bertahan.
Eksperimen ini jadi bagian dari era baru taktik timnas Indonesia.
Hasilnya cukup positif meski tim belum meraih kemenangan.
Verdonk mampu beradaptasi dengan cepat di peran barunya.
Ia bahkan menjalankan dua fungsi sekaligus di lini tengah.
Baca Juga: Erick Thohir Sebut Permainan Timnas Indonesia era John Herdman Berkelas
Peran sebagai gelandang bertahan dan gelandang serang dijalani dengan baik.
Ia juga sempat beroperasi sebagai “nomor 10” yang kreatif.
Peran ini menuntut visi dan kecerdasan taktik tinggi sepanjang laga.
Menariknya, perubahan posisi ini sudah mulai sejak era Patrick Kluivert.
Sementara di era Shin Tae-yong, ia lebih sering jadi bek.
Kini, Herdman melihatnya sebagai pemain tengah yang komplet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Prediksi Starting XI Timnas Jepang di Piala Dunia 2026: Hajime Moriyasu Dipusingkan Cedera
-
Strategi Timnas Selandia Baru di Piala Dunia 2026, Ambisi Chris Wood Akhiri Penantian 16 Tahun
-
Analisa Kekuatan Penuh Didier Deschamps Hadapi Irak, Norwegia, dan Senegal, Welcome Back Manu Kone
-
Prediksi Starting XI Jerman di Piala Dunia 2026: Kreatif Tanpa Striker Murni
-
Krisis Cedera Spanyol Mereda, Luis de la Fuente Pastikan Nico Williams Pulih di Piala Dunia 2026
-
Pukulan Telak Prancis! Rekan Calvin Verdonk Membelot ke Maroko Sejam Jelang Rilis Skuad Piala Dunia
-
Peluang Juara Dihancurkan Persib, Persija Jakarta Bertekad Bangkit saat Hadapi Persik Kediri
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Bantai Semen Padang 7-0
-
Lolos Piala Dunia, Pundit Belanda Justru Sebut Curacao Akan Kalah Jika Lawan Timnas Indonesia Lagi