Depok.suara.com - Sebenarnya ada dua jenis burung yang bisa terbang dan yang tidak bisa terbang.
Tetapi, yang akan dibahas tentang adanya masalah ketika burung terbang dekat ke arah pesawat.
Ternyata seekor burung bisa menjadi salah satu rintangan yang berpotensi menimbulkan bahaya dan kecelakaan dalam dunia penerbangan.
Dilansir dari instagram @kemenhub151, Rabu (7/9/2022) Bird Strike adalah tabrakan antara burung (baik tunggal maupun berkelompok) dengan pesawat pada saat proses penerbangan.
Kejadian Bird Strike diketahui sering terjadi ketika pesawat sedang terbang rendah, take off dan landing.
Dampak dan akibat dari tabrakan ini dapat merusak hidung pesawat, kaca retak, hingga burung juga bisa masuk ke dalam mesin pesawat yang dapat menyebabkan kerusakan.
Nah, ternyata burung bisa menjadi ancaman yang berpengaruh pada keselamatan penerbangan.
Hal tersebut sudah menjadi perhatian khusus dari organisasi penerbangan sipil internasional atau ICAO sejak tahun 1944.
Bahkan di Indonesia sendiri sudah diatur ketentuannya melalui UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan.
Ada beberapa peralatan yang digunakan untuk memitigasi potensi Bird Strike yaitu: Laser Bird Deterent Equipment, Bird Trap/Jaring, dan Grass Cutting Management pada malam hari.*
Baca Juga: McDonald's Adakan Event "Teriak" di Singapura, Warganet : Di Depok Harus Ada Ini
Berita Terkait
-
Bukan Hanya Penumpang Pesawat, Mulai 30 Agustus Naik Kereta Juga Wajib Vaksin Booster
-
Pesawat Citilink Mendadak Kembali ke Bandara Surabaya, Pilot Dinyatakan Meninggal Dunia
-
Pesawat Golden Eagle Milik TNI AU Jatuh di Blora, Pilot Dipastikan Gugur
-
Breaking News! Pesawat Lanud Iswahjudi Dilaporkan Hilang Kontak, Dikabarkan Jatuh di Blora
-
Arab Saudi Buka Jalur Penerbangan dari dan ke Israel, Siapa Sosok yang Pertama Kali Melintas?
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Harga Emas Antam Berbalik Anjlok, Kembali Dipatok Rp 2,78 Juta/gram
-
IHSG Masih Jatuh ke Jurang di Jumat Pagi, Bertahan di Level 6.000
-
Membuka Pandangan Baru tentang Muslim dan Kemajuan Modern di China
-
Solusi Perjalanan Jauh Tanpa Cemas, SUV Hybrid Wuling Eksion Diklaim Tembus 1.000 Km Sekali Isi
-
Pemprov Lampung Tebar Rp35 Miliar untuk Karpet Beton dan Aspal Baru Jalan di Pringsewu
-
Harga Minyak Bangkit Lagi, Damai AS-Iran Masih Abu-abu
-
Operasi Senyap di Blok M: Sehari Diintai, 13 Jukir Liar Tak Berkutik Terjaring Razia Gabungan!
-
Bercinta dengan Maut Jadi Ajang Aktor Muda Keluar dari Zona Nyaman, Maxime Bouttier Tampil Toxic
-
Lennart Karl, Bocah Ajaib Bayern Munich yang Diprediksi Jadi Bintang Piala Dunia 2026
-
Profil 'Super-Trader' Danantara Sumberdaya Indonesia, Sang Penyelamat Rp15.400 Triliun