Harapannya, anak bisa menjadi pribadi yang sama baiknya seperti orang tersebut.
Menghormati tradisi dan budaya
Kita juga bisa memilih nama sesuai dengan akar budaya yang dimiliki. Setiap suku biasanya punya nama khas tersendiri misalnya saja Komang di Bali dan Dame di Batak.
Kombinasikan dengan budaya pasangan untuk mendapatkan nama anak yang unik sekaligus sarat makna. Bisa juga mencari inspirasi dari buku atau artikel di internet untuk menambah wawasan.
Sarat makna
Kadangkala ada nama yang terdengar indah namun memiliki makna yang negatif. Misalnya saja Giselle yang berarti sandera dalam Bahasa Jerman atau Claudia yang artinya cacat.
Tentu saja orang yang memiliki nama tersebut tidak bermaksud buruk untuk anaknya. Hanya saja, lebih baik kita mempertimbangkan lebih matang soal makna nama pilihan untuk anak termasuk dalam berbagai bahasa yang berbeda.
Ucapkan dengan lantang
Biasanya masyarakat Indonesia memberikan nama anak dalam tiga kata. Tak ada salahnya memastikan ketiga nama tersebut terdengar cocok dikombinasikan.
Cara terbaik adalah mencoba mengucapkan calon nama tersebut dengan lantang. Jika terasa enak di telinga dan tidak tedengar aneh maka kemungkin itu menjadi pilihan yang tepat.
Jangan terlalu dipikirkan
Ada kalanya orangtua menyesal memberikan nama tertentu kepada anak mereka karena berbagai alasan. Misalnya, namanya sama dengan anak tetangga atau maknanya yang berkonotasi buruk.
Jika demikian, tak perlu panik atau berkecil hati. Kita bisa mengkreasikan nama panggilan lain untuk anak, misalnya dari potongan nama panjangnya atau menggunakan nama tengah atau belakangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Stagnan Dibanderol Rp2.668.000/Gram
-
Sambil Berseru Allahuakbar, Roy Suryo Tinggalkan RS Polri Menuju Polda Metro Jaya
-
Lewati Messi, Lamine Yamal Cetak Rekor Menakjubkan di Piala Dunia 2026
-
Rilis Teaser Perdana, Takeru Sato Pimpin Produksi Jujutsu Kaisen Season 4
-
Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir
-
Intip Jarak Tempuh dan Harga Honda Super-N, Fitur Booster Jadi Andalan si 'Brio Listrik'
-
IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan
-
Pemadaman Listrik Tanpa Pemberitahuan: Masalah Tata Kelola Pelayanan Publik
-
Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound
-
Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?