Ketua Komnas HAM Sebut Banyak Barang Bukti yang Dirusak dalam Kasus Brigadir J, Ini yang Perlu Dilakukan!

Sabtu, 10 September 2022 | 20:12 WIB
Ketua Komnas HAM Taufan Damanik (Suara.com/Yaumal)

Depok.suara.com -  Komnas HAM menyebut banyak pihak yang melakukan pelenyapan barang bukti dalam kasus pengungkapkan kematian Brigadir J.

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan menjelaskan bahwa Ferdy Sambo memiliki peran yang sangat besar dalam jajaran kepolisian. Hal ini yang membuatnya memiliki kekuatan menekan para anak buahnya untuk menghilangkan barang bukti.

Diketahui banyak barang bukti yang dilenyapkan dan dirusak oleh anggota polisi, seperti rekaman CCTV termasuk juga ponsel

Karena itu jelas Taufan perlu ada pendekatan penyidikan dengan metode scientific investigation seperti dengan metode uji kejujuran dengan alat pendeteksi kebohongan atau lie detector sangat penting.

Sejauh ini semua tersangka utama sudah dilakukan pemeriksaan dengan metode ini.
Para anak buah Ferdy Sambo seperti Bharada E, RR, serta Kuat Makruf sudah keluar hasil pemeriksaannya dengan metode ini.

"Pendekatan scientific investigation itu penting didukung ahli dan instrumen semisal lie detector, karena banyak barang bukti telah dihilangkan oleh pelaku dan kelompoknya melalui langkah sistematik obstruction of justice," jelas Taufan dalam keterangannya, Sabtu (10/9/2022) dari laman PMJnews.

Taufan meminta kepada penyidik untuk menindaklanjuti hasil temuan Komnas HAM dan memastikan dalam prosesnya berjalan transparan.

Sumber: Suara.com

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com