Depok.suara.com - Sebentar lagi One Piece Film: RED akan segera tayang di Indonesia. Film yang berfokus pada karakter Uta ini, akan dipenuhi dengan lagu-lagu dan nyanyian dari Uta.
Namun, siapakah sosok penyayi dibalik suara merdu Uta?
Penyanyi tersebut adalah Ado, sosok penyanyi misterius yang tidak pernah menampakan wajahnya ke publik. Kendati demikian, dia memiliki suara yang khas dan powerfull.
Berikut akan kami sajikan profil Ado, sosok penyanyi dibalik suara Uta dalam One Piece Film: RED mengutip dari berbagai sumber.
Biografi
Ado adalah seorang penyanyi asal Jepang yang tampil tanpa pernah menunjukkan wajahnya. Pada Januari 2017, dia mengunggah lagu “Kimi no Taion” milik Kuwagata P di situs Nico Nico Douga, dan memulai aktivitas musiknya sebagai penyanyi Vocaloid.
Selama aktivitas musik, dia tampil sebagai penyanyi misterius yang tampa menunjukan penampilan.
Pada Oktober 2020, diusia 18 tahun, dia membuat debutnya dengan lagu pertamanya “Usseewa”, yang ditulis oleh produser Vocaloid syudou. Lagu ini langsung menarik perhatian, dan menjadi populer terutama di media sosial seperti TikTok.
Video musik yang diunggah di YouTube telah melampaui 200 juta penonton pada Januari 2022, dan “Usseewa” dinominasikan untuk penghargaan New Words and Buzzwords Awards pada tahun 2021.
Baca Juga: Buka Kantor Perwakilan Baru, Koperasi Hartanah Siap Membantu Masyarakat dan Pelaku UMKM
Profile
Ado lahir pada 24 Oktober 2002, di Kota Tokyo. Ketika masih di sekolah dasar, impianya adalah menjadi seniman manga atau ilustrator. Selama di sekolah dasar, Ado sama dengan anak seusianya yang tenang, pemalu, pendiam, dan suka menggambar di pinggir kelas.
Pada tahun 2014, Ado mulai tertarik dengan musik setelah mendengarkan lagu-lagu Vocaloid dari komputer milik ayahnya. dan mulai tertarik dengan Vocaloid seperti Hatsune Miku, Kagamine Rin, dan Kagamine Len.
Ado yang saat itu sering bermain dengan 3DS, mulai menonton video Vocaloid yang bernyanyi tampa menunjukan wajah asli di Nico Nico Douga dari layar kecil 3DS, dan mulai tertarik dengan budaya penyanyi yang aktif tanpa menunjukkan wajahnya.
Ado adalah seseorang yang tidak terlalu percaya diri. Meski demikian, ia ingin tetap melanjutkan karirnya sebagai penyanyi.
“Mungkin saya bisa melakukan ini (menjadi penynayi Vocaloid) dan Saya ingin diperhatikan, digemari, dan dilihat lebih banyak orang," ucapnya seperti dikutip dari J-Pop Style.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia
-
Belanja Produk Lokal di Sarinah Lebih Hemat! Nikmati Diskon BRI Plus Kopi Gratis
-
Jago Getok Paku dan Rakit Barang, Rachel Amanda Dijuluki Mandor di Rumah
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo
-
Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya
-
Bedah Roasting-an Raja Charles ke Donald Trump Pakai Pisau Stand Up Comedy
-
Apa Itu DME? Energi Pengganti LPG dari Batu Bara yang Kini Dikembangkan di Sumsel
-
Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045
-
Menteri PPPA Minta Maaf soal Usul Gerbong Wanita Dipindah: Saya Sadar Kurang Tepat
-
Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional