- IHSG meroket 5,03 persen ke level 6.309 pada penutupan sesi pertama perdagangan hari Senin, 15 Juni 2026.
- Penguatan indeks didorong oleh kenaikan signifikan saham berkapitalisasi besar seperti TPIA, BBCA, serta sektor bahan baku.
- Aktivitas perdagangan mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp17,13 triliun di tengah penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meroket tajam pada penutupan sesi I perdagangan Senin, 15 Juni 2026. IHSG melesat 5,03 persen atau naik 302 poin ke level 6.309.
Mengutip riset Phintraco Sekuritas, penguatan signifikan tersebut terjadi di tengah nilai transaksi yang mencapai Rp17,13 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 30,32 miliar saham dan frekuensi transaksi mencapai 1,87 juta kali.
Sejak pembukaan perdagangan di level 6.119, IHSG bergerak di rentang 6.118 hingga 6.314 sepanjang sesi pertama.
Meski masih berada di bawah level tertinggi tahun 2026 yang mencapai 9.134,70, penguatan kali ini menjadi salah satu kenaikan harian terbesar dalam beberapa waktu terakhir.
Dari sisi saham berkapitalisasi besar, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menjadi kontributor utama nilai transaksi. Saham TPIA ditutup di level 2.110 atau naik 14,05 persen.
Selain TPIA, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) juga menjadi penopang penguatan indeks setelah melesat 7,59 persen ke level 6.375. Sementara itu, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) naik 17,83 persen ke level 185.
Pada daftar top gainers, saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) memimpin dengan kenaikan 20 persen ke level 396. Disusul BUMI yang menguat 17,83 persen dan saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang melesat 15,65 persen ke posisi 3.990.
Sementara itu, pada indeks LQ45, saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) menjadi pemberat terbesar setelah turun 1,73 persen ke level 8.500. Kemudian PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) melemah 0,82 persen dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) turun 0,80 persen.
Di kelompok saham syariah Jakarta Islamic Index (JII), saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) menjadi bintang utama dengan kenaikan 24,53 persen ke level 660. Saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) menyusul dengan penguatan 20 persen, sementara DEWA juga naik 20 persen.
Baca Juga: Penguatan Kenaikan IHSG Cerminkan Kepercayaan Investor terhadap Kekuatan Ekonomi Indonesia
Secara sektoral, sektor bahan baku atau basic materials menjadi pemimpin penguatan dengan kenaikan 9,70 persen. Selanjutnya sektor energi naik 5,81 persen dan sektor industri menguat 5,67 persen.
Di pasar valuta asing, nilai tukar rupiah juga menunjukkan penguatan. Kurs USD/IDR berada di level Rp17.675 atau menguat 1,06 persen dibanding perdagangan sebelumnya.
Sentimen positif juga terlihat di pasar regional Asia. Indeks Nikkei 225 Jepang melonjak 4,79 persen, Hang Seng Hong Kong naik 0,45 persen, dan Shanghai Composite Index (SSEC) China menguat 0,92 persen.
Ringkasan Perdagangan IHSG Sesi I
- IHSG: 6.309,733 (+5,03 persen)
- Nilai transaksi: Rp17,13 triliun
- Volume transaksi: 30,32 miliar saham
- Frekuensi transaksi: 1.873.930 kali
- Kurs USD/IDR: Rp17.675 (-1,06 persen)
Sektor dengan Kenaikan Terbesar
- IDX Basic Materials: +9,70 persen
- IDX Energy: +5,81 persen
- IDX Industrial: +5,67 persen
Saham dengan Nilai Transaksi Terbesar (Top Value)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga