News / Metropolitan
Senin, 15 Juni 2026 | 13:03 WIB
Ilustrasi pendaftaran siswa baru sekolah
Baca 10 detik
  • Dinas Pendidikan DKI Jakarta resmi membuka pendaftaran murid baru tahun ajaran 2026/2027 pada Senin, 15 Juni 2026.
  • Pemerintah menyediakan 245.980 kursi melalui skema sekolah negeri, SPMB Bersama, dan program sekolah swasta gratis secara inklusif.
  • Proses pendaftaran dilaksanakan melalui jalur prestasi, afirmasi, domisili, dan mutasi tanpa memungut biaya apapun dari calon murid.

Suara.com - Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta resmi membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027, Senin (15/6/2026), dengan menyediakan total 245.980 kursi bagi calon murid baru dari jenjang PAUD hingga SMK.

Penerimaan murid baru tahun ini mencakup tiga skema sekaligus, yakni satuan pendidikan negeri, SPMB Bersama yang melibatkan 298 sekolah swasta, serta SPMB Sekolah Swasta Gratis yang menggandeng 103 sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana, menegaskan bahwa penerimaan tahun ini dirancang untuk menjamin kesetaraan akses bagi seluruh anak di ibu kota.

"SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 kami laksanakan untuk memastikan penerimaan murid baru berjalan lebih objektif, transparan, dan inklusif. Prinsipnya, setiap anak di Jakarta harus memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas," ujar Nahdiana dalam keterangan resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Dari total daya tampung, sekolah negeri menyerap porsi terbesar dengan 228.163 kursi, meliputi PAUD 6.310 murid, SD 95.965 murid, SMP 73.289 murid, SMA 29.337 murid, SMK 19.541 murid, SLB 891 murid, dan SKB 2.830 murid.

Selebihnya, SPMB Bersama menyediakan 7.708 kursi untuk jenjang SMP, SMA, dan SMK, sementara SPMB Sekolah Swasta Gratis membuka 10.109 kursi untuk jenjang SD hingga SLB.

Perluasan akses melalui jalur swasta ini disebut Nahdiana sebagai upaya agar pilihan pendidikan warga Jakarta tidak hanya bergantung pada sekolah negeri.

"Pemprov DKI Jakarta ingin memastikan akses pendidikan tidak hanya bertumpu pada sekolah negeri. Melalui SPMB Bersama dan Sekolah Swasta Gratis, kami memperluas pilihan bagi masyarakat agar anak-anak tetap dapat bersekolah dengan layanan yang layak dan berkualitas," katanya.

SPMB 2026/2027 menyediakan empat jalur pendaftaran, yaitu Jalur Prestasi untuk calon murid berprestasi akademik maupun nonakademik, Jalur Afirmasi untuk keluarga tidak mampu, Jalur Domisili berdasarkan kedekatan tempat tinggal dengan sekolah, serta Jalur Mutasi bagi anak dari keluarga yang orang tuanya berpindah tugas atau berprofesi sebagai guru dan tenaga kependidikan.

Baca Juga: Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar

Pendaftaran dilaksanakan secara daring untuk jenjang SD, SMP, SMA, SMK, dan sekolah swasta peserta SPMB Bersama, sedangkan PAUD, SLB, dan SKB menggunakan mekanisme hibrida, serta SPMB Sekolah Swasta Gratis diselenggarakan secara luring.

Nahdiana menegaskan bahwa seluruh proses SPMB tidak dipungut biaya sepeser pun dan mengingatkan masyarakat untuk hanya merujuk pada kanal informasi resmi.

"Kami menegaskan, SPMB tidak dipungut biaya dan tidak boleh ada gratifikasi dalam bentuk apa pun. Masyarakat kami minta mencermati jadwal, mengikuti prosedur resmi, dan tidak percaya pada informasi di luar kanal resmi Dinas Pendidikan," tegasnya.

Informasi lengkap dapat diakses melalui laman disdik.jakarta.go.id dan spmb.jakarta.go.id, atau melalui media sosial resmi di Instagram @officialpmbdki, Facebook PMBDKI1, dan X @PMBDKI, serta posko PMB yang tersedia di seluruh sekolah negeri dan kantor Dinas Pendidikan se-Jakarta.

Load More