Depok.suara.com - Pada masa modern, jika terdapat lukisan atau ukiran penis di rumah, siapapun bakal menduga si pemiliknya adalah sosok yang kekanak-kanakan, bahkan aneh. Ternyata, ukiran penis merupakan hal yang cukup penting bagi masyarakat Romawi Kuno.
Penduduk kekaisaran yang membentang dari Inggris hingga Mesopotamia itu biasa memasang dekorasi berbentuk penis di rumah-rumah mereka, karena dianggap sebagai simbol keberuntungan.
Hal itu terungkap dari temuan yang didapat arkeolog dari situs penggalian El Higuerón, di selatan Spanyol. Tim peneliti menemukan ukiran penis terbesar dalam sejarah penggalian benda-benda dari era Romawi Kuno.
Seperti yang terlihat pada postingan Instagram @ViceInd beberapa waktu lalu, penis tersebut dipahat di sebuah batu gamping, yang kemungkinan menjadi hiasan salah satu rumah mewah pada masanya. Panjang batu phallus itu mencapai 43 cm, dengan bagian buah zakarnya sebesar 10 cm merujuk laporan surat kabar El País.
“Pahatan phallus ini menjadi salah satu fokus utama penggalian tim kami. Relief phallus tersebut menghiasi ruangan salah satu bangunan besar di wilayah penggalian," demikian kutipan keterangan tertulis dari akun Museum Sejarah Nueva Carteya di Facebook.
Andrés Roldán selaku kepala proyek penggalian, menyatakan ukiran penis bukan sekadar hiasan rumah biasa. Gambar penis, bagi masyarakat Romawi, melambangkan vitalitas, keberanian, serta peruntungan yang baik. Itu sebabnya rumah pejabat Romawi banyak memiliki ukiran penis, meski mayoritasnya kini rusak atau ukurannya tak sebesar temuan di El Higuerón.
“Prajurit Romawi sering mengenakan kalung dengan motif penis, jadi penis bukan sekadar untuk hiasan rumah. Tapi harus diakui kami belum pernah menemukan ukiran penis sebesar ini sebelumnya. Kami mencoba mencari referensi lain, tapi rata-rata phallus-nya lebih kecil dari temuan ini," ucapnya.
Postingan tersebut memancing komentar warganet yang melihatnya. Menurut netizen, kesenian seperti itu memang sudah menjadi turun temurun sejak dulu.
"Seni yang tak pernah hilang dari peradaban," ucap seorang netizen.
Baca Juga: Keutamaan Membaca Sholawat Nabi, Salah Satunya Memiliki Kesamaan Aktivitas dengan Malaikat
"Ternyata orang dulu udah suka gambar gituan yah," ungkap warganet lain.
"Ternyata ini inspirasi gambar di toilet," pungkas warganet.
Diketahui, ukiran penis sebelumnya pernah ditemukan di berbagai situs arkeologi terkait peradaban Romawi Kuno, mulai dari reruntuhan kota Pompeii di Italia, hingga Tembok Hadrian yang memisahkan Inggris dari Skotlandia.
Situs El Higuerón diduga adalah permukiman besar pada masa lebih dari seribu tahun lalu, dihuni oleh orang Iberia yang hidupnya sering berpindah-pindah. Prajurit Romawi baru menyerbu dan menduduki kawasan tersebut pada tahun 206 sebelum Masehi.
Pendatang kemudian menimpa bangunan-bangunan semi permanen masyarakat Iberia dengan rumah-rumah ala Romawi.
Selain ukiran penis raksasa, tim arkeolog juga menemukan ruang bawah tanah di beberapa lokasi penggalian yang sama. Fungsinya diduga untuk menyimpan makanan serta bahan bangunan seperti semen serta tegel.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?