/
Selasa, 13 September 2022 | 15:58 WIB
Potret ilustrasi (Istimewa)

Depok.suara.com, Menanggapi maraknya peretasan data yang saat ini membuat kehebohan ditengah masyarakat, Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani mengatakan bahwa persoalan tersebut harus segera diselesaikan.

Oleh karena itu kata Christina, Pengamanan dan pelindungan data pribadi menjadi pekerjaan rumah yang perlu dipikirkan secara serius oleh pemerintah.

 “Fakta bahwa keamanan data di Indonesia rentan bobol harus kita akui. Kejadian kebocoran data bukan hanya terjadi satu dua kali tapi sudah teramat sering,” ujar Christina dalam keterangan pers, seperti dikutip laman resmi DPR RI.

Lebih lanjut Christina mengatakan, pihaknya menyesalkan kejadian kebocoran data yang terjadi berulang-ulang.

Padahal, lanjutnya, DPR sudah mengingatkan pemerintah agar pengamanan data diperhatikan. 

“Secara pribadi kami berulang kali mendorong perlunya peta jalan (roadmap) untuk Keamanan Siber namun sampai saat ini belum terlihat hasilnya,” katanya.

Menurut Christina, dengan adanya peta jalan keamanan siber akan membantu optimalisasi perlindungan siber di Indonesia.

Ia berharap tidak lagi terjadi kebocoran data yang belakangan justru saling melempar tanggung jawab antar lembaga atau institusi. 

“Peta jalan keamanan siber sangat mendesak seperti halnya dengan dorongan DPR sebelumnya kita bisa melahirkan peta jalan keamanan laut,” tuturnya

Baca Juga: Beckham dan Zola, Duel Kakak Beradik di Lapangan saat Persib vs Arema FC

 “Pada akhirnya kami menganggap kejadian berulang peretasan data pribadi, baik yang terjadi pada data masyarakat maupun data pejabat negara menjadi pelecut percepatan pengesahan RUU Pelindungan Data Pribadi (PDP)," sambungnya.

Load More