/
Rabu, 14 September 2022 | 17:35 WIB
Potret pelaku aksi tawurann saat pers conference di Mapolres Metro Depok (Depok/Ah/dok.)

Depok.suara.com, Setelah ditangkap petugas, IBS seorang pelaku pembacokan salah satu siswa saat tawuran di kawasan Grand Depok City Kecamatan Sukmajaya Depok meminta maaf.

Ia mengaku menjalankan aksinya sebagai bentuk 'perkenalan' dengan korban.

"Nggak (punya niat membunuh), cuma kenalan," ujar IBS dalam jumpa pers yang digelar Polresta Depok, Rabu (14/9/2022)

Lebih lanjuta pelaku mengatakan, Ia lantas menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban.

" IB mengakui sudah melakukan tawuran selama dua kali, salah satunya di wilayah Bojonggede, Bogor.Dua, (pertama) di Bojonggede," kata IB.

Ia mengaku merasa bersalah atas apa yang telah diperbuat membacok korban hingga tewas. 

"Saya mohon maaf kepada semua yang telah dirugikan khususnya bagi orang tua korban hingga meninggal. Saya sangat menyesal," tuturnya.

Menurut IBS, dirinya yang langsung mengundang kelompok korban untuk menantang tawuran di sekitar GDC. 

"Celurit yang digunakan untuk tawuran juga minjem dari teman bukan milik sendiri," akunya.

Baca Juga: Gus Miftah Soal Laporan Persatuan Dukun: Itu Halu Saja


 

Load More