Depok.suara.com - Perkara cebok saja bisa jadi pusing, apalagi kalau kamu tidak biasa pakai tisu toilet. Hal ini bisa jadi shock culture buat orang-orang Indonesia yang ingin pergi jalan-jalan atau bahkan tinggal di Eropa-Amerika dalam waktu lama.
Di Indonesia, Asia Tenggara, atau negara Timur Tengah, proses cebok ini umumnya dilakukan menggunakan air. Karena air diyakini terbukti lebih membersihkan area yang kotor dibandingkan dengan cara lain.
Berbeda dengan orang barat, yang cenderung menggunakan kertas tisu atau tisu toilet untuk cebok. Pada toilet yang mereka gunakan sehari-hari tidak tersedia bidet atau semprotan air. Namun, hanya tersedia tisu gulung sebagai media untuk membilas kotoran setelah buang air.
Lantas bagaimana dengan kebiasaan setelah buang air di berbagai negara dunia lainnya? Simak ulasan singkat berikut ini!
1. India
Di negara India dan seluruh penduduk anak benua India termasuk negara-negara seperti Pakistan, Bangladesh, Nepal, Bhutan dan Sri Lanka telah bertahun-tahun memilih cebok dengan air sebagai metode pembersihan yang mereka sukai. Hal ini dikarenakan mereka meyakini, cebok dengan air terbukti dapat membersihkan secara total kotoran yang tersisa.
2. Asia Tenggara (Indonesia, Malaysia, Thailand dan Filipina)
Diketahui bahwa orang-orang di sebagian besar negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Thailand, Filipina dan Malaysia juga cenderung lebih suka membersihkan kemaluan mereka dengan air meskipun sebagian besar toilet juga menyediakan tisu toilet sebagai alternatif.
3. China, Singapore, Taiwan & Korea
Baca Juga: Persis Solo vs Bali United, Teco Minta Waspadai Semua Pemain Lawan
Walaupun tisu toilet berasal dari China, tisu toilet tidak terlalu populer untuk digunakan sebagai pembersih alat kelamin di sana. Karena, pada sebagian besar negara Asia, lebih suka membersihkan sisa kotoran dengan menggunakan air.
Akan sangat sulit untuk menemukan tisu toilet disana, bahkan di toko sekalipun. Namun beberapa hotel mungkin menyediakannya di kamar.
Tidak hanya itu, beberapa negara besar di Asia juga lebih menyukai menggunakan toilet jongkok untuk buang air besar. Penelitian pun menunjukkan bahwa akan lebih sehat dan mudah jika buang air besar dengan cara jongkok, karena posisi ini lebih alami bagi tubuh.
4. Jepang
Bahkan, negara maju terkemuka seperti Jepang menyediakan bidet di dalam toilet umumnya. Sebagai semprotan air, bidet mengubah cara buang air besar setiap orang dan itu adalah dukungan Jepang untuk air sebagai sarana pembersihan alat kelamin yang lebih efisien.
5. Eropa dan Amerika Selatan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Semudah Merawat Avanza, Toyota Etios Valco sama Daihatsu Sirion Mending Mana?
-
5 Fakta Senggol Berujung Maut di Cengkareng, Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok
-
Link Live Streaming Arsenal vs Atletico Madrid: Rebut Tiket Final, The Gunners!
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
-
Izin Makan Jadi Celah, Bagaimana Anggota TNI AD Kabur Saat Diperiksa Kasus Kekerasan Seksual Anak?
-
18.000 Liter Minyakita Oplosan Disita di Bengkulu, Pakai Minyak Curah dan Kemasan Diubah
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap
-
Pelarian Berakhir! Kaur Keuangan Desa Petir Ditangkap Usai 7 Bulan Sembunyi Akibat Korupsi Rp1 M
-
Bongkar Penyebab Banjir Puncak - Cipanas, Alih Fungsi Lahan Jadi Biang Kerok