Depok.suara.com - Bagi anak Jakarta Selatan (Jaksel) pasti sudah tidak asing dengan istilah mental healt issue atau depresi. Biasanya, depresi dapat menyerang semua orang tak pandang umur ataupun status.
Bahkan, depresi dapat menjadi alasan utama penyebab kematian. Walaupun tidak dapat terdeteksi secata medis, penyakit ini nyata dan harus ditangani dengan segera.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan, bahwa 1 miliar orang di dunia hidup dengan gangguan mental. Bahkan, menurut WHO, 3 juta orang meninggal setiap tahunnya akibat penggunaan alkohol dan setiap 40 detik satu orang meninggal karena bunuh diri.
Terlenih, di tengah pandemi Covid-19, ancaman kesehatan mental semakin memengaruhi dan memberi dampak yang lebih jauh. Kendati demikian, di seluruh dunia, orang yang memiliki akses layanan kesehatan mental relatif sedikit.
WHO mencatat negara dengan penghasilan rendah dan menengah, lebih dari 75 persen orang alami gangguan mental, neurologis dan penyalahgunaan zat. Ini terjadi karena, mereka tidak menerima pengobatan yang sesuai dengan kondisi mereka.
Akses perawatan terbatas
Akses terbatas ke perawatan kesehatan mental yang berkualitas dan terjangkau di dunia sebelum pandemi. Terutama dalam keadaan darurat kemanusiaan dan mengelola konflik dalam diri.
Penyebab utama terbatasnya akses perawatan bagi mereka yang memiliki gangguan mental adalah infeksi. Sehingga, risiko infeksi ini akan mendapati mereka di fasilitas jangka panjang seperti panti jompo dan lembaga psikiatri.
Baca Juga: Seleksi Aktris Lewat Jumlah Followers di Sosmed, Dea Panendra: Cukup Menyedihkan
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
Terkini
-
Tak Seperti Oknum Suporter di Indonesia, Begini Cara Ekstrem Ultras Klub Italia Kalau Marah
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Jadwal Imsak Bukittinggi Kamis 26 Februari 2026, Lengkap dengan Penjelasan Batas Sahur
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Telkomsel Siaga Ramadan dan Lebaran 2026, Trafik Data Diprediksi Tembus 70 PB
-
Senyum-senyum Wayne Rooney Diwawancara Reporter Cantik Ini dengan Telanjang Kaki
-
Ted Lasso Season 4 Segera Tayang, Simak Sinopsis dan Daftar Pemain Terbarunya
-
Guru Honorer Jadi Tersangka Gara-Gara Rangkap Jabatan, Melanie Subono: Terus Pejabat Itu Apa?
-
Jadwal Imsak Kota Padang Kamis 26 Februari 2026, Boleh Makan Setelah Imsak?
-
Sahabat-AI: Platform AI Lokal Resmi Rilis, Siap Saingi AI Global