Depok.suara.com - Pelecehan seksual atau perilaku penyimpangan seksual telah menjadi ancaman yang nyata bagi setiap orang. Terlebih, banyak wanita yang tidak merasa aman di tempat umum ketika sedang sendiri.
Bahkan, belum lama ini ramai kasus pembunuhan karena wanita menolak berhubungan intim dengan pacarnya. Lalu, ada juga kasus anak Sekolah Dasar (SD) yang di cabuli Kepala Sekolah dan Stafnya.
Tentu ini harus menjadi fokus untuk pribadi masing-masing. Namun, apakah setiap orang memiliki hasrat seksual yang sama?
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of California Los Angeles (UCLA) membuktikan bahwa reaksi biologis terhadap seks, berbeda-beda pada setiap orang.
Dalam penelitian tersebut, hasil pemindaian dengan alat rekam otak EEG menunjukkan bahwa otak beberapa orang lebih reaktif terhadap simbol-simbol seksual seperti orang berciuman, bermesraan, hingga melakukan hubungan seksual.
Menurut para ahli, gampang atau tidaknya seseorang merasa horny, ternyata tidak ada hubungannya dengan usia atau pengalaman seksualnya. Dengan kata lain, orang yang sudah aktif secara seksual pun masih bisa terus merasa terangsang. Begitu pula yang tidak aktif secara seksual.
Para ahli juga menjelaskan, bahwa otak mesum atau hasrat seksual yang tinggi justru lebih dekat hubungannya dengan cara orang mengatur emosi. Artinya, semakin tinggi pengendalian dirinya terhadap pemicu emosi, maka akan makin mampu pula mengendalikan nafsu seksualnya.
Jadi, orang yang nafsuan bisa dipastikan juga emosian, pemarah, atau gampang terserang kecemasan. Hal ini dikarenakan bagian otak yang mengatur emosi, yaitu amigdala, juga bertugas memroses rangsangan seksual.
Selain faktor psikologis, ada juga beberapa situasi dan kondisi yang bikin seseorang lebih sering memikirkan seks, guys. Berikut beberapa contohnya.
Baca Juga: Warga Jabar yang Belum Masuk Daftar Penerima Manfaat BLT BBM Diminta Lapor ke Desa atau Kelurahan
Bosan
Rasa bosan karena tidak punya banyak aktivitas yang bervariasi, bisa bikin pikiran kamu melayang ke hal-hal mesum. Imajinasi mengenai aktivitas seksual bisa membuat sensasi yang menyenangkan dan menghibur, sehingga kamu dengan mudah tenggelam dalam lamunan tentang seks.
Memang Lagi Horny
Setiap orang punya jam biologisnya sendiri-sendiri. Saat kadar hormon di dalam tubuh terus naik, gairah seks pun akan ikut naik. Pada wanita, waktu ini biasanya terjadi pada masa subur, yaitu menjelang periode menstruasinya.
Sedangkan buat pria, masa suburnya adalah rentang waktu usia produktifnya, yaitu antara 25-40an tahun. Pada masa itu, secara teori, pria ada di dalam masa subur. Mungkin, ini alasan lebih banyak pria yang dianggap berotak mesum ketimbang wanita.
Faktor Pemicu
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Berapa Lama Skincare Viva Terlihat Hasilnya? Pengalaman Tasya Farasya Setelah Sebulan Pemakaian
-
Bukan Sekadar Nutrisi: Rahasia Sukses MPASI Tanpa Drama dengan Metode 'Mindful Feeding'
-
PT PMM Sebut TNI AL Bertindak Arogan Buka 15 Kontainer, Sengketa Ekspor Tambang Makin Memanas
-
Perluas Layanan Digital Global, Registrasi Super App BRImo Kini Tersedia di 15 Negara
-
7 Tips Membangun Anak Tangga Sesuai Feng Shui: Rezeki Mengalir, Rumah Tangga Harmonis
-
Detik-Detik Mencekam! Jet Pribadi Meledak Usai Lepas Landas, Dua Pilot Tewas
-
5 Motor yang Ongkos Bongkar Bodinya Bisa Lebih Mahal dari Harga Sparepart
-
Ulasan Film Monster Pabrik Rambut: Ketika Kapitalisme Menumbuhkan Monster
-
STY Respons Kabar Persija Siapkan Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain, Jawabannya Mengejutkan
-
Registrasi Aplikasi Perbankan Kini Bisa Dilakukan dari Luar Negeri, Akses Makin Praktis bagi WNI