Bisnis / Makro
Rabu, 22 April 2026 | 15:11 WIB
Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF) Kemenkeu RI, Febrio Nathan Kacaribu resmi dicopot Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Foto-Fadil, Suara.com
Baca 10 detik
  • Menkeu Purbaya resmi mencopot Dirjen Anggaran Luky Alfirman & Dirjen Fiskal Febrio Kacaribu.
  • Kemenkeu kini miliki 3 posisi Dirjen kosong; Plh telah ditunjuk untuk pastikan tugas berjalan.
  • Kandidat pejabat eselon I baru akan dilaporkan ke Presiden Prabowo pada Mei 2026 mendatang.

Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa resmi melakukan perombakan besar di jajaran elit Kementerian Keuangan. Tak tanggung-tanggung, dua nama besar, Febrio Nathan Kacaribu dan Luky Alfirman, dicopot dari jabatan mentereng mereka.

Febrio sebelumnya menjabat sebagai Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal, sementara Luky Alfirman menduduki kursi Dirjen Anggaran. Purbaya mengonfirmasi bahwa pencopotan tersebut telah efektif sejak Selasa (21/4/2026).

“Sudah dikasih Plh (Pelaksana Harian) sekarang. Sudah dari kemarin sore aktif,” ujar Purbaya saat ditemui awak media di Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Saat ditanya mengenai nasib karier kedua pejabat senior tersebut, Purbaya tampak belum mau terburu-buru. Ia menyebutkan bahwa saat ini dirinya masih menimbang-nimbang posisi yang sekiranya relevan dengan keahlian mereka.

“(Febrio dan Luky) Istirahat dulu. Nanti saya cari tempat yang pas buat mereka,” imbuh Purbaya dengan santai.

Langkah berani Purbaya ini praktis menambah daftar kekosongan di kursi panas eselon I Kemenkeu. Saat ini, terdapat tiga posisi Dirjen yang lowong, yakni Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal, Dirjen Anggaran, serta Dirjen Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (DJSPSK).

Khusus posisi Dirjen DJSPSK, kekosongan terjadi setelah pejabat sebelumnya, Masyita Crystallin, mendapat tugas baru untuk memperkuat PT Danantara Investment Management (Persero).

Menanggapi kekosongan ini, Purbaya menegaskan proses seleksi kandidat terbaik segera dilakukan. Ia berencana menyetorkan nama-nama calon pejabat baru tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto secara kolektif.

“Nanti kan sekalian diajukan ke Presiden. Jadi sekaligus mungkin di awal atau pertengahan Mei,” tuturnya.

Baca Juga: Ngaku Tak Tahu soal PPN Jalan Tol, Purbaya: Tiba-tiba Ada Banyak Isu Pajak

Di sisi lain, pergerakan roda organisasi Kemenkeu terus berjalan. Kemarin, Menkeu baru saja melantik 5 pejabat eselon II berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 94 Tahun 2026 untuk mengisi pos di Sekretariat Jenderal hingga DJKN.

Load More