Depok.suara.com - Belum lama ini, Tokopedia baru saja meraih penghargaan tahunan sebagai Best Places to Work Asia-Pacific 2022 dari PRWeek Asia dan Campaign Asia-Pacific. Tokopedia berhasil mendapatkan penghargaan dalam kategori ‘Best Employee Support’.
Faktanya kategori ini diberikan bagi perusahaan yang memberikan dukungan bagi karyawan selama krisis kesehatan global. Selain itu, penghargaan digelar untuk membantu perusahaan mengembangkan lingkungan kerja terbaik bagi karyawan.
VP of People and Culture Tokopedia, Nanang Chalid mengatakan, bahwa Tokopedia memiliki tujuan untuk menjadi perusahaan yang baik bagi karyawannya. Penghargaan ini, lanjutnya, merupakan langkah untuk mencapai misi tersebut.
“Tokopedia memiliki tujuan untuk menjadi ‘the most admired technology company’ atau ‘perusahaan teknologi yang paling dikagumi’ bagi para pekerja dan calon pekerja di Indonesia. Melalui penghargaan ini, Tokopedia menjadi lebih dekat untuk memenuhi misi ini,” ujar Nanang dalam keterangan tertulisnya, Jum'at (16/9/2022).
Nanang menjelaskan, bahwa Tokopedia menjadi satu-satunya perusahaan asal Indonesia yang menang dalam penghargaan itu. Kedepannya, Tokopedia akan terus berpartisipasi aktif dalam meningkatkan kenyamanan dan kualitas kerja karyawannya.
Selain itu, Tokopedia juga selalu memprioritaskan kesehatan dan wellbeing melalui berbagai inisiatif. Salah satunya adalah Nakama Wellbeing Ecosystem yang bisa diakses kapan saja dan di mana saja.
“Saat ini, kami memiliki 6 pilar kesehatan; Mental Wellness (Kesehatan Mental), Physical Wellness (Kesehatan Fisik), Emotional Wellness (Kesehatan Emosional), Social Wellness (Kesehatan Sosial), Purpose Wellness (Kesehatan Tujuan), dan Financial Wellness (Kesehatan Finansial)," ujarnya.
Terlebih, karyawan juga mendapatkan support mental dari Tokopedia. Karena kesehatan mental penting dalam dunia kerja.
"Karyawan dapat berkonsultasi dengan psikolog untuk membantu meningkatkan motivasi, sekaligus menjaga kesehatan – baik fisik maupun mental – di tengah pandemi,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Sah! El Rumi dan Syifa Hadju Resmi Menikah, Ijab Kabul Lancar Sekali Tarikan Napas
-
Perhatian Emak-emak! Beli Beras SPHP Dijatah Hanya 5 Buah
-
7 Ciri-Ciri Daycare Red Flag, Perlu Diwaspadai Orangtua sebelum Anak Jadi Korban
-
Lompati Seri 400, Vivo X500 Bakal Usung Layar 144 Hz dan Telefoto 200 MP
-
Mahalnya Harga Pendidikan: Ketika Pengorbanan Menjadi Satu-satunya Jalan
-
Hari Kekayaan Intelektual 2026, Kementerian Hukum Dorong Industri Olahraga dan Inovasi Nasional
-
Program 'Desa Wisata' BRI, Dorong Kebangkitan Ekonomi Lokal
-
Heboh PPN Jalan Tol dan Tarik Pajak Orang Kaya, Purbaya: Itu Masih Rezim Lama
-
Duel Lawan Begal! Karyawan Sablon di Jakbar Bersimbah Darah Demi Pertahankan Motor dan HP
-
Curhat Pilu Ibu Korban Daycare Little Aresha, Bayi Diikat Tanpa Baju: Hatiku Hancur