Depok.suara.com - Ramai beredar video kericuhan supporter PSIM di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, Jawa Barat pada Senin (19/9/2022) malam. Bentrokan ini terjadi pasca Laga FC Bekasi City melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi.
Dari video yang di upload oleh akun @Bekasi_24_Jam terlihat ramai orang memukuli seorang pengendara motor. Menurut info yang beredar, supporter PSIM Yogyakarta menghadang dan memukuli pengendara motor yang di duga supporter FC Bekasi.
Kejadian ini pun memancing beragam komentar warganet. Banyak yang heran dengan tindakan yang dilakukan oleh supporter PSIM Yogyakarta.
"NORAAKK," tegas akun @kennyyogi merasa kesal.
"Sopan santun telah hilang," kata akun @fanprastyzo.
Selain itu, lewat akun resminya, Polres Metro Kota Bekasi juga turut berkomentar dan akan menindak lanjuti kejadian tersebut.
"Terimakasih atas laporannya, akan kami tindak lanjuti," ungkap @restrobekasikota_official menanggapi video tersebut.
"Kasih efek jera pak, biar diliat semua oknum yang masih suka bikin rusuh," timpal @arus_27.
Diketahui, kericuhan suporter bermula terjadi di pertandingan lanjutan Liga 2 2022-23 antara FC Bekaci City vs PSIM Yogyakarta yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Senin (19/9/2022)
Baca Juga: Kepala Desa di Sumut Ditangkap Saat Main Judi Online
Kericuhan antar supporter ini terjadi pada babak kedua FC Bekasi City vs PSIM Yogyakarta. Para pendukung FC Bekasi City pada laga itu berada di tribun Utara. Sedangkan, suporter setia PSIM Yogyakarta, Brajamusti berada di tribun selatan. Mendadak kedua suporter saling lempar keramik stadion Patriot tanpa diketahui alasan yang jelas.
Sehingga, pihak keamanan pun memaksa para pendukung FC Bekasi City untuk mengkosongkan tribun utara karena telah terjadi kericuhan. Tak sampai disitu, setelah pertandingan berakhir para kedua suporter kembali terjadi aksi saling lempar.
Tepatnya di parkiran Stadion Patriot, gerbang tribun utara, para kedua suporter bahkan saling lempar sampai ke Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi. Kedua supporter melemparkan beberapa batu dan helm yang di ambil di parkiran sebrang rooftop Stadion Patriot, ricuh ini pun sempat membuat arus lalu lintas di Jalan Ahhmad Yani, Kota Bekasi mengalami kemacetan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Novel Dari Hari ke Hari: Sejarah Besar Diceritakan dari Mata Seorang Bocah
-
The Dream Life of Mr. Kim: Sisi Rentan Pekerja Senior di Dunia Korporat
-
Mengenal Teknologi Robotik ROSA yang Bantu Operasi Lutut Lebih Presisi
-
Iran Tolak Buka Selat Hormuz Meski Diancam AS, Harga Minyak Naik Tipis
-
CORE Nilai Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen dalam Asumsi APBN Terlalu Optimistis
-
Traveling Makin Praktis, Sewa Mobil Kini Bisa Dipesan Lewat Aplikasi
-
Gempa Bumi Flores, BRI Prioritaskan Keselamatan Nasabah dan Pekerja: BRI Peduli Salurkan Bantuan
-
Apakah Anak-Anak Perlu Sunscreen? Ini Jawaban dan Panduan Memilihnya
-
Di Tengah Gempa Bumi Flores, BRI Jaga Layanan Perbankan dan Pastikan Bantuan BRI Peduli Hadir
-
Bareskrim Ungkap Modus Pengolahan Emas Ilegal di Apartemen Sunter