/
Selasa, 20 September 2022 | 14:55 WIB
Anggota Dewan Pembina Gerindra Desmond J Mahesa (Suara.com/M Yasir)

Depok.suara.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond J Mahesa menyindir kabar salah penangkapan polisi terhadap Muhammad Agung Hidayatullah, seorang pria asal Madiun, jawa Timur dituduh sebagai hacker atau peretas Bjorka.

Bagi Desmond, tindakan Polisi yang melakukan penangkapan secara terburu-buru memang sudah menjadi kebiasaan. Dia menganggap hal itu sesuatu hal yang aneh lagi.

Polisi kata Desmond memang suka mengerjakan hal secara buru-buru untuk kemudian membangun kesan pekerjaan mereka sudah selesai. Padahal justru sebaliknya.

"Kalau polisi terburu-buru kan biasa. Yang penting kesannya beres kan. Ya bangun kesan beres, ternyata enggak beres itu sudah kebiasaan polisi," kata Desmond di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (20/9/2022).

Dirinya bahkan menilai aneh bila polisi bekerja cepat dan pekerjaannya benar. Karena hal itu dianggap bukan menjadi kebiasaan polisi.

"Kalau nangkep yang bener itu baru polisi aneh kan. Ada yang hari ini polisi bener? Gak ada kan? Hanya polisi tidur kan. Udah bener tuh," kata Desmond.

Sumber: Suara.com

Load More