/
Selasa, 20 September 2022 | 18:51 WIB
Ilustrasi sholat -niat sholat taubat (Pexels)

Depok.suara.com - Ibadah Sholat telah menjadi kewajiban yang harus dilakukan oleh setiap umat muslim. Sehingga, semakin sering dilakukan, ibadah ini seolah menjadi rutinitas dan kebiasaan yang dilakukan sehari-hari.

Padahal, ada makna tersembunyi dalam setiap gerakan yang kita lakukan dalam sholat lho. Jika kita mampu berpikir lebih mendalam, maka penerapan sholat dapat kita lakukan dalam kehidupan dan kegiatan setiap harinya.

Mengutip dari buku Productive Muslim, berikut adalah tiga makna sholat yang bisa kita terapkan dalam kehidupan. Berikut selengkapnya.

1. Fokus Tujuan

Ketika kita ingin sholat di manapun, pasti yang pertama kali kita tanyakan adalah arah kiblat. Karena kiblat telah menjadi arah hadap sholat bagi seluruh umat muslim di dunia.

Bayangkan, semua umat muslim di dunia melakukan hal yang serupa. Kiblat telah menjadi titik fokus bagi seluruh umat muslim.

Jika ini dipakai dalam konsep kehidupan. Menetapkan tujuan merupakan hal terpenting yang harus tentukan sebelum melakukan sesuatu.

Anda bisa merasakan berjalan tanpa arah dan tujuan, maka Anda akan mudah tersesat dan teralihkan fokusnya. Bila ini terjadi, hal apapun yang Anda lakukan tidak akan dapat selesai secara sempurna.

Mau kemana arah hidup ini? Untuk apa melakukannya? Titik akhir apa yang ingin di capai?

Baca Juga: Ridwan Kamil Nilai Sistem Pembagian BLT BBM di Bekasi Sudah Canggih

Segera tentukan tujuan Anda dan fokus terhadapnya, sebagaimana Islam menetapkan Ka'bah sebagai titik fokus.

2. Menejemen Waktu

Sholat wajib bagi umat muslim telah di tentukan menjadi lima bagian dalam sehari. Subuh pada pagi hari, Dzuhur pada siang hari, Ashar pada sore hari, Maghrib pada petang, dan Isya pada malam.

Islam mengajarkan kita untuk bertemu dengan sang pencipta lima kali dalam sehari. Sehingga, apapun yang kita lakukan dapat terus mengingatnya.

Terlebih, jika kita perhatikan, waktu sholat adalah kegiatan yang paling pasti dalam kehidupan. Sehingga, kita harus bersiap di waktu tertentu untuk menghadap pencipta alam semesta.

Coba kita renungkan dalam beberapa hari belakangan. Secara spesifik, kegiatan atau tindakan yang kita lakukan setiap hari pasti berbeda-beda bukan?

Load More