Depok.suara.com - Sosok Husnaeni Moein atau dikenal sebagai wanita emas terlihat menangis histeris meraung-raung ketika dijemput mobil Kejaksaan Agung (Kejagung). Dirinya ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi PT Waskita Beton Precast.
Disebutkan dirinya terlibat dalam kasus tersebut karena menjabat sebagai Direktur Utama PT Misi Mulia Metrical. Ia pun menunjukkan perilaku histeris saat diamankan oleh petugas Kejangung.
Nasib hidup wanita emas yang berakhir menjadi tahahan tentunya cukup ironi. Apalagi, awalnya perempuan ini dikenal sebagai salah satu tokoh politik sensasional yang namanya cukup kondang di telinga masyarakat.
Wanita Emas memulai karir di dunia politik sejak mendeklarasikan diri
menjadi Gubernur DKI Jakarta. Demi mewujudkan mimpinya, ia sampai mendirikan partai baru bernama Partai Emas.
Namanya juga mencuat ke publik karena sempat mengajukan diri sebagai calon ketua umum Partai Demokrat di KLB Partai Demokrat. Dalam beberapa kesempatan, Husnaeni terus mengungkapkan mimpinya menjadi gubernur.
Bahkan demi ambisinya tersebut, wanita emas ini juga getol mempromosikan dirinya saat menjelang Pilkada Jakarta 2017. Husnaeni mengklaim telah menghabiskan dana sampai Rp 20 miliar demi mencapai mimpinya.
Tetapi dirinya mengaku sudah merelakan semua uangnya, walau hingga akhir tak ada satupun partai yang mau mengusungnya menjadi calon gubernur Jakarta periode 2017-2022, bahkan partainya sendiri, Demokrat.
"Sudah hampir sekitar Rp 20 miliar untuk biaya operasional dan wara wiri (sosialisasi)," ujar Hasnaeni kepada Suara.com saat itu.
Namun, ia tak menganggap miliaran uang yang dihabiskan untuk promosi dirinya sendiri sebagai kerugian. Baginya, hal itu justru merupakan bagian dari investasi dan sedekah.
Baca Juga: Lawan Curacao, 4 Pemain Langganan Timnas Indonesia yang Tidak Dipanggil Shin Tae Yong
Sering sebar uang
Sikap loyal wanita emas tak cukup sampai disitu. Dirinya juga pernah menyebarkan uang di depan rumah Ketua DPR RI Ade Komarudin di tahun 2016. Mobilnya berhenti tepat di depan rumah sang ketua dewan di Jalan Widya Chandra 10, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (6/7/2016).
Hasnaeni sendiri mengikuti halal bihalal di rumah Ade. Usai acara, Hasnaeni Moein langsung membagi-bagikan duit kepada warga. Ketika itu, ia memegang segepok uang kertas pecahan Rp10 ribu dan Rp20 ribu.
Uang itu membuat banyak warga langsung datang mengerubunginya. Akhirnya, uang tersebut dia sebarkan kepada warga yang berkumpul di depan rumah Ketua DPR.
Tak lama kemudian, si wanita emas bergegas masuk ke dalam mobil yang sudah menunggunya di depan gerbang rumah Ketua DPR.
Aksinya itu tentu membuat sebagian tamu Ketua DPR tercengang melihat peristiwa tersebut. Tetapi, aksi Hasnaeni tak sampai mengganggu jalannya acara haal bihalal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Pemburu Diskon Merapat! Promo Alfamart Siap Santap Hemat Mantap, Sosis dan Bakso Murah
-
Cara Refund Tiket Kereta Api 100 Persen Imbas Kecelakaan di Bekasi, Bisa Lewat HP
-
Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB
-
Mengapa Kereta Api Sulit Berhenti Mendadak? Belajar dari Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi
-
Heboh BKPSDM Muratara Digerebek Polisi, Benarkah Ada Jual Beli Kenaikan Pangkat ASN?
-
Tangan Diborgol, Arinal Djunaidi Tertunduk Digelandang ke Bui
-
Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer
-
Peran Dul Jaelani dalam Hubungan El Rumi-Syifa Hadju Baru Terungkap, Sederhana tapi Manis Banget