/
Minggu, 25 September 2022 | 11:30 WIB
Ilustrasi tilang. (pexels/Kindel Media)

Depok.suara.com - Kena tilang selalu jadi kejadian yang tidak di inginkan bagi para pengendara kendaraan bermotor. Pasalnya, pengurusan tilang terbilang cukup merepotkan.

Namun, seorang pria di Spanyol malah rela ditilang demi mendapatkan uang. Banyak pelanggan yang datang untuk membebankan tilang kepadanya supaya nama mereka tetap bersih.

Menurut laporan kepolisian Spanyol, pria itu sudah ‘menolong’ hampir 100 orang. Pria ini dibayar untuk melakukan itu, dan sudah melayani hampir seratus orang. 

Namun, naasnya pihak kepolisian akhirnya berhasil menangkap ‘joki’ kena tilang tersebut. Penjaga Sipil Kepulauan Balearic mengumumkan, pria tersebut menawarkan jasanya secara online.

Ia membuka tawaran jasa untuk disalahkan atas pelanggaran berkendara dan menjaga catatan tetap bersih. Dengan begitu, para pelanggan tetap bisa mempertahankan SIM-nya dan tak perlu membayar denda.

Kendati demikian, ini bukanlah jasa yang gratis. Ia menjual layanannya dengan harga 75 hingga 200 euro, atau setara sekitar Rp1,1 juta hingga Rp2,9 juta.

Harga tersebut, tergantung berapa poin yang berkurang dari SIM-nya. Bisnis itu pun berjalan lancar dan cukup menguntungkan.

Diketahui, Spanyol, seperti negara di Eropa lainnya, menggunakan sistem poin sebagai hukuman pelanggaran lalu lintasnya. Setiap pengemudi mulai dari angka 12 poin, sementara pemula 8 poin. Setiap melakukan pelanggaran lalu lintas dan kena tilang, poin tersebut bakal berkurang, tergantung dengan pelanggarannya.

Contoh: main ponsel sambil berkendara bakal dikenakan 3 poin beserta denda. Nantinya, saat poin habis, SIM si pengendara harus disita untuk sampai waktu yang ditentukan.

Baca Juga: Gowes Hari Jantung Dunia, Khofifah: Sumber Kebahagiaan Itu Olahraga

Joki tilang ini, menurut laporan yang ada, sudah mencapai poin -321 karena bisnisnya tersebut. Meski SIM-nya sudah ditahan sejak lama, ini tak menghentikannya untuk tetap menjalani bisnis tilang itu.

Load More