Depok.suara.com, Kasus viral wakil Wakil Ketua DPRD Depok H Tajudin Tabri yang menyuruh sopir truk push up dan berguling dijalan lantaran menabrak portal di Jalan Krukut, Kecamatan Limo pada Jumat (23/9) berujung laporan polisi atas dugaan penganiayaan berakhir damai atau Restorative Justice.
Keputusan tersebut terjadi setelah keduanya bertemu dan melakukan mediasi di Mapolres Depok Senin (26/9/2022).
Keduanya saling mengendepankan perdamaian atas kejadian yang sebelumnya terjadi di Jalan Krukut, Kecamatan Limo pada Jumat (23/9).
Dalam surat kesepakatan yang dibuat secara bersama, Wakil Ketua DPRD Depok H Tajudin meminta maaf atas kejadian tersebut baik sopir truk dan proyek pembangunan Jalan Tol Cinere Jagorawi.
Sementara sopir dum truk Mohammad Misbah mencabut laporannya, dimana sebelumnya dia melaporkan H Tajudin Tabri atas dugaan penganiayaan.
Pertemuan Kedua belah pihak disaksikan oleh Kapolresta Metro Depok Kombes Imran Siregar.
"Alhamdulilah kami sudah ditemukan oleh sang sopir difasilitasi oleh Bapak Kapolres Depok,"kata Wakil DPRD Depok Tajudin Tarbri.
Tajudin mengatakan, dirinya sudah melakukan mediasi dengan korban. Kedua belah pihak sepakat untuk berdamai.
“Saya pada sore ini difasilitasi oleh Pak Kaporles dan Pak Kasat saya hari ini telah damai dan belaiu (pelapor) telah mencabut laporannya,” katanya.
Baca Juga: Ulama Al-Azhar Yusuf Al Qaradawi Meninggal, Ini Profil Pemimpin Ikhwanul Muslimin Itu
Lebih lanjut Tajudin mengatakan, setelah melalui proses mediasi akhirnya Misbah bersedia berdamai. Dalam kasus ini kedua belah pihak sepakat melakukan restorative justice.
“ Ya perdamaian aja udah, restorative justice. Damai,” ujarnya.
Kedua belah pihak mengaku iklas menerima keputusan musyawarah tersebut.
“Sudah saya cabut, intinya udah itu saja. Sudah saya cabut damai,” kata Misbah, sopir truk.
Dia tidak berbicara banyak tentang alasanya mencabut laporan. Dia mengaku sudah menerima hasil keputusan musyawarah bersama.
“Sudah damai, itu saja. Sudah (mengikhlaskan),” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Film Good Luck, Have Fun, Don't Die: Satir Gila tentang Kecanduan Teknologi
-
Bangga, Brand Modest Fashion Bekasi Sampai ke Hong Kong: Berdayakan Pekerja Lokal!
-
OTT Bupati Cilacap Guncang PKB: Kader Terkejut, Minta Publik Tunggu Penjelasan Resmi KPK
-
Pancing Hujan Buatan, 35 Ton Garam Disemai untuk Tekan Karhutla di Riau
-
Terlalu Tua untuk Bekerja? Wajah Ageisme di Dunia Kerja Indonesia
-
Kenapa Kita Cenderung Impulsif saat Memegang Uang THR? Ini Alasannya
-
BRI Semarang Pattimura Dukung Program Serambi BI: Fasilitasi Penukaran Uang Baru di Pasar Modern BSB
-
Cegah Kelangkaan LPG seperti di India, RI Amankan Kontrak Jangka Panjang dengan AS!
-
Cara Cek NISN Online untuk SPMB 2026, Awas Jangan Sampai Salah
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak