Depok.suara.com - Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong meminta PSSI mencarikan lawan yang lebih kuat untuk pertandingan persahabatan. Penampilan Timnas Indonesia memang sedang menanjak setelah dilatih oleh pelatih asal Korea Selatan ini.
Terkahir Timnas Indonesia berhasil meraih hasil positif dalam dua laga melawan Curacao dalam FIFA Matchday. Untuk itu, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-Yong meminta lawan yang memiliki ranking lebih tinggi dari Curacao.
Indonesia sukses mengalahkan Curacao dengan skor 2-1 dalam laga yang tersaji di Stadion Pakansari, Cibinong, Selasa (27/9) malam WIB. Usao sebelumnya, menang atas Curacao dengan skor 3-2 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jawa Barat, Sabtu (24/9) lalu.
Curacao sendiri berada di urutan 84 dalam ranking FIFA, berbeda dengan Indonesia yang kini baru saja naik ke posisi 152. Indonesia pun ditargetkan bisa mendapat lawan yang lebih hebat demi menguji kemampuannya.
"Untuk tahun ini FIFA Matchday sudah selesai. Pastinya tahun depan baru akan bertanding lagi,” kata Shin Tae-Yong.
“Memang (timnas Indonesia) harus menghadapi lawan dengan peringkat FIFA yang lebih tinggi agar sepak bola Indonesia bisa semakin maju.”
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan juga menyampaikan hal yang senada dengan Shin Tae-Yong. Pria yang kerap disapa Iwan Bule tersebut tengah berupaya Skuad Garuda bisa mendapat lawan yang lebih kuat dari Curacao.
“Saya meminta lawannya minimal peringkat 60. Tapi saya serahkan ke Dirtek PSSI (Indra Sjafri) dan tim kepelatihan. Saya pasti ingin lawan yang lebih berat dan tinggi (peringkatnya),” ujar Iriawan.
Baca Juga: Vietnam Open 2022: 10 Wakil Indonesia Bertanding di Babak 16 Besar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
KAI Tutup 7 Titik Maut Perlintasan Liar di Jakarta, Ini Daftar Lokasinya
-
Segera Naik Sidang, KPK Limpahkan Perkara Bupati Pati Sudewo ke Tahap Penuntutan
-
'Jangan Kaget Bunda, HP Sudah Dibuang ke Laut', Pesan Terakhir Andi Angga Sebelum Ditangkap Israel
-
Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel
-
Taeyong NCT Luapkan Insting, Ambisi, dan Kebebasan Artistik di Lagu WYLD
-
Tak Hanya Asus, Lenovo Juga Kenalkan Laptop Tipis Pesaing MacBook Neo
-
Menhan Sjafrie Sebut Manfaat Batalyon Teritorial Pembangunan: Tumpas Begal Hingga Jadi Imam Masjid
-
Apakah Hellyana Masih Bisa Menjabat sebagai Wagub Babel Usai Divonis Penjara?
-
Mengapa Rupiah Melemah Bikin Warga Desa Ikut Susah? Menepis Logika 'Orang Desa Tak Pakai Dolar'
-
Ratusan Amunisi Senjata Api Disita dari Bandar Narkoba di Riau