Depok.suara.com - Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo berkunjung ke Malang (5/10/2022). Hal ini dilakukan setelah adanya Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 125 korban jiwa.
Presiden Jokowi diketahui mengunjungi para korban baik yang masih dirawat di rumah sakit maupun para keluarga yang ditinggal pergi pasca insiden maut tersebut.
Hal ini diketahui dari akun Twitter pribadinya @jokowi, Presiden RI ke-7 tersebut membagikan momen saat dia berkunjung ke RSUD dr. Saiful Anwar untuk menjenguk korban yang masih menjalani perawatan pasca tragedi di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu Malam.
"Bersama Ibu Negara, sore ini saya datang ke Kota Malang, dan menjenguk para korban selamat dalam tragedi sepak bola di Stadion Kanjuruhan yang dirawat di RSUD dr. Saiful Anwar," cuit Presiden Jokowi.
Kedatangan Presiden bersama Ibu Negara ini juga ingin memastikan para korban mendapat pelayanan terbaik dengan biaya yang ditanggung oleh pemerintah.
"Saya hendak memastikan mereka mendapatkan pelayanan terbaik dengan biaya yang ditanggung pemerintah," imbunya.
Selain itu, Jokowi juga bertemu dengan keluarga korban yang meninggal dunia akibat insiden yang telah terjadi di Stadion Kanjuruhan. Ia mengungkapkan jika pertemuannya dengan keluarga korban ialah untuk memberikan sejumlah santunan sosial.
Kendati demikian, Jokowi berharap dengan adanya sejumlah santunan yang diberikan kepada keluarga yang ditinggalkan bisa meringankan mereka.
"Saya juga bertemu dengan keluarga korban meninggal dari tragedi Kanjuruhan itu untuk memberikan sejumlah santunan. Semoga bisa meringankan beban daripada keluarga korban," cuitnya.
Tindakan yang dilakukan Presiden Jokowi tersebut mendapat respon positif dari kalangan netizen Indonesia. Banyak dari mereka yang memberikan pujian terhadap orang nomer 1 di Indonesia itu.
Bahkan tak sedikit dari mereka yang menitip pesan untuk mengusut tuntas kejadian tersebut dan beberapa saran serta masukan ia sampaikan langsung di kolom komentar cuitan Presiden.
"Tolong diusut tuntas tanpa pandang jabatan dan instansi pak," ucap salah satu netizen.
"Bukan sekedar menjenguk dan memberi santunan pak, tolong tindak tegas PSSI, PT LIB, pihak keamanan, dan Panpel stadion Kanjuruhan," kata netizen yang lain.
"Saran : Pak Jokowi Intitusinya diperbaiki buruk sekali Kinerja POLRI banyak kasus. anggaran besar tetapi bermasalah dengan sipil. dan pendapatan petani didaerah2 diperhatikan juga Pak Presiden, ekonomi sulit. terima kasih.," saran netizen lainnya.
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular